Bupati Karo dan Forkopimda Terima Pawai Obor Taptu Sambut HUT ke-81 RI: Api Obor Smbol Pengabdian yang Tidak Pernah Padam

Karo2508 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kabanjahe, dan sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Karo. Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, Wakil Bupati Komando Tarigan dan jajaran Forkopimda Kabupaten Karo menerima dan menyambut peserta pawai obor Taptu di Tribun Kehormatan tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Minggu (16/8/2026) sore.

Kegiatan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ditandai dengan pawai obor yang melambangkan semangat juang para pahlawan serta pengingat bagi jajaran ASN Pemkab Karo, TNI, POLRI dan masyarakat untuk terus menjaga kewaspadaan dan persatuan bangsa.

Pawai obor tersebut diikuti jajaran TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Karo serta para pelajar. Peserta membawa obor dan mengikuti pawai lintas instansi yang dimulai dari YPK Sekolah GBKP Jalan Mariam Ginting Kabanjahe menuju kawasan pusat kota.

Setibanya di Jalan Veteran Kabanjahe, pasukan pawai obor disambut Forkopimda Karo yang berada di panggung kehormatan secara bergantian. Suasana semakin meriah dengan antusiasme ratusan masyarakat yang turut hadir menyaksikan rangkaian kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan perlindungan-Nya seluruh peserta dapat mengikuti Upacara Taptu dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Bupati, Upacara dan pawai Taptu bukan sekadar kegiatan seremonial untuk menandai waktu menuju pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan.

Lebih dari itu, Taptu menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menjelaskan, penyalaan dan pembakaran obor yang mengiringi pawai Taptu memiliki makna penting. Api obor menjadi simbol bahwa semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa tidak boleh pernah padam.

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia yang diperoleh melalui perjuangan panjang dan pengorbanan darah dan air mata para pahlawan harus terus dijaga dan diwarisi oleh seluruh elemen masyarakat.

“Salah satu bentuk penghormatan terhadap jasa para pendahulu dan pahlawan adalah dengan mengisi kemerdekaan melalui persatuan, gotong royong, kepedulian sosial dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

“Api perjuangan tidak boleh padam. Api ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan para pahlawan harus terus dijaga dan diisi,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karo untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, adat dan budaya yang ada di daerah tersebut.

Semangat persatuan, kata dia, harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun Kabupaten Karo yang berkelanjutab agar semakin maju dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung semangat Indonesia berdaulat, adil dan makmur, Bupati Antonius Ginting menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kapolres Karo: Menumbuhkan Semangat Nasionalisme

Sementara Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi menyebutkan, kehadiran jajaran Polres Karo dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

“Polres Karo memberikan pengawalan dan pengamanan selama pelaksanaan pawai obor. Kita ingin seluruh masyarakat dapat mengikuti dan menyaksikan kegiatan ini dengan aman, nyaman dan tertib,” ujar Kapolres.

Menurutnya, pawai obor Taptu tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta mengenang perjuangan para pahlawan.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, khususnya kepada generasi muda. Semangat perjuangan dan persatuan harus terus kita jaga,” katanya.

Kapolres menambahkan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute pawai.

Pantauan jurnalis Karosatuklik.com, kehadiran para peserta dari berbagai jenjang pendidikan tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme kepada generasi muda.

Terang api obor ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan, dan tugas generasi yang sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata, persatuan, dan gotong royong.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan serta pengawalan dilakukan oleh personel Polres Karo.

Pawai obor Taptu berlangsung dengan penuh semangat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karo.

Pawai obor bukan sekadar tradisi, tetapi simbol cahaya iman yang menerangi hati dan langkah kita. Mari bersama menjaga semangat persatuan, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan dalam setiap perjalanan hidup. Dirgahayu Kemerdekaan ke-81 RI, berdaulat, adil dan makmur. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar