Bupati Pakpak Bharat Temui Wamenkes RI, Usulkan Penguatan RSUD dan Dua Puskesmas

Pakpak Bharat, Sumut2372 Dilihat

Jakarta, Karosatuklik.com – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR di gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Franc Bernhard Tumanggor turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, dr. Thomas, MM dan Kepala UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakpak Bharat, dr. Manuturi Situmorang, MKM.

Dikesempatan ini Wamenkes memaparkan beberapa program Kemenkes dalam mewujudkan Indonesia yang sehat termasuk Kabupaten Pakpak Bharat.

Sejumlah program tersebut, diantaranya peningkatan kapasitas dua unit Puskesmas yakni Puskesmas Singgabur dan Puskesmas Siempat Rube yang akan dibangun gedung baru mengikuti standart yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Selanjutnya, rehab lima gedung Puskesmas yang ada, serta peningkatan kapasitas Gedung Rumah Sakit Umum Daerah, peningkatan SDM Kesehatan dengan penempatan tenaga medis, dokter-dokter spesialis, serta paramedis.

Lebih lanjut menurut Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, terkait pembangunan kesehatan ini yang terpenting adalah komunikasi yang baik antar daerah, provinsi dan pusat.

“Semua bisa kita bicarakan, kita rencanakan bersama kalau komunikasi diantara kita terjalin baik. Kita juga perlu sesuaikan dengan kebutuhan di daerah, sehingga program-program kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Itulah salah satu fungsi dari komunikasi yang baik,” jelas Wamenkes.

Menyikapi hal itu, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyambut baik rencana ini, dan menyampaikan bahwa Pakpak Bharat akan selalu siap menerima dan mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat.

Ia juga mengungkapkan bahwa minimnya anggaran daerah yang tersedia sangat menyulitkan bagi pihaknya guna mengembangkan sistim pelayanan yang lebih kompleks bagi masyarakat.

“Untuk itu, kami sangat berterimakasih atas adanya rencana ini, yang tentunya akan sangat membantu kami di daerah khsususnya bagi pelayanan bidang kesehatan,” kata Bupati.

“Kondisi rumah sakit yang kami miliki saat ini sangat minim sarana dan prasarana serta tenaga yang tersedia. Letak Pakpak Bharat yang sangat jauh sehingga butuh waktu yang lama apabila dilakukan proses rujukan pasien ke rumah sakit lain yang lebih memadai, ini semua juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Terimakasih atas arahan dari bapak Wamen,” ucap Bupati Franc. (WES)

Bagikan Ke :

Komentar