oleh

PPKM Darurat Diperpanjang, Warning Pengamat: Hati-hati Perut Rakyat Lapar dan Imunitas Lemah

Jakarta, Karosatuklik.com – Perlu tidaknya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat () Darurat diperpanjang menuai pro dan kontra di masyarakat. PPKM Darurat Jawa diberlakukan sejak 3 Juli sampai 20 Juli 2021.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai tidak ada pilihan lain bagi pemerintah. Ujang berpendapat, PPKM Darurat tidak mungkin disetop di saat kasus semakin meningkat.

“Namun persoalannya jika PPKM Darurat diperpanjang rakyat bisa megap-megap hidupnya, masyarakat bisa mati satu per satu karena tak punya uang. Tak punya uang itu juga berbahaya,” ujar Ujang Komarudin, Senin (19/7/2021).

Selain perut lapar, kata Ujang, imunitas masyarakat juga akan lemah dan bisa mengakibatkan stres. Jika stres, kata dia, maka masyarakat akan mudah terserang Covid-19.

“Mestinya jika PPKM Darurat diperpanjang seperti saat ini, rakyat harus dijamin kebutuhan hidupnya, dijamin makannya agar tak kelaparan. Ini malah yang jualan, banyak yang diperlakukan bengis oleh petugas,” katanya.

Baca Juga :  Samsung Galaxy M32 akan Gebrak Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya Disini

Sehingga, dia menilai PPKM Darurat itu perlu dievaluasi secara total. “Agar rakyat tak terus-menerus jadi korban,” pungkasnya. (R1/sindonews.com)

Komentar

Topik Terkait