Tertinggi di Sumut, Vaksinasi Anak di Pakpak Bharat Capai 89,27 Persen

Pakpak Bharat, Sumut1354 x Dibaca

Salak, Karosatuklik.com – Setelah sukses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap I dan tahap II di Kabupaten Pakpak Bharat dan mendapat predikat tertinggi se-Sumatera Utara, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyatakan bahwa, saat ini Pemkab Pakpak Bharat konsentrasi pada pelaksanaan vaksinasi anak dengan usia 6-11 tahun dan vaksin booster yang diperuntukkan masyarakat dan ASN yang telah mengikuti vaksin I dan II.

Hal ini dikatakan Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat, Salak, Selasa (18/1/2022).

Menurut Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor adapun capaian target vaksinasi Covid-19 bahkan melebihi dari yang ditargetkan yaitu,

1. SDM Kesehatan vaksin I (113,75%), vaksin II (111,86%), vaksin III (116,57%).

2. Pelayan publik vaksin I (125,72 %), vaksin II (104,48 %).

3. Lansia vaksin I (89,60 %) dan vaksin II (84,84%).

4. Masyarakat umum vaksin I (83,28%) dan vaksin II (73,34 %).

5. Remaja 12-17 tahun vaksin I (113,84 %) dan vaksin II (100,69%).

6. Anak usia 6-11 tahun vaksin I sudah mencapai 89,27 %, dengan total sasaran keseluruhan adalah vaksin I sebesar 92,25% dan vaksin II 81,50 %.

“Untuk anak usia 6-11 tahun vaksin ke II akan dimulai pada bulan February ini. Pemkab Pakpak Bharat bersama TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Forkopimda dan lainnya tetap konsisten dengan vaksinasi ini dengan harapan hard imunity terbentuk di semua lapisan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat,” ujar Bupati Franc.

 

Sebelumnya juga Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor terus mendukung program Pemerintah Pusat tentang percepatan vaksinasi covid-19 anak usia 6-11 Tahun, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terus menggerakan program percepatan vaksinasi covid-19 di Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat.

Tertinggi di Sumut, Vaksinasi Anak di Pakpak Bharat Capai 89,27 Persen

Mengacu Surat Kemenkes dan Tetap Patuhi Prokes

Pada saat peninjauan vaksinasi ini Bupati franc berharap, kepada Kapus dan Kepala Sekolah dapat memberikan informasi kepada masyarakatnya terkhusus orang tua tentang manfaat dari vaksinasi anak usia 6-11 Tahun yang diprogramkan oleh Pemerintah kepada anak-anak. Dimana, vaksinasi ini bermanfaat untuk menambah herd immunity anak-anak dari penyebaran wabah virus covid-19.

“Dengan vaksinasi kita dapat menekan penyebaran wabah virus covid-19 di Kabupaten pakpak Bharat. Saya berharap kepada masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat agar membantu Pemerintah Kabupaten mensukseskan program Pemerintah Pusat dalam percepatan vaksinasi covid-19 anak usia 6-11 Tahun, karena program Pemerintah Pusat ini bukan hanya tugas Pemkab saja tetapi merupakan tugas kita bersama,” ujarnya.

Masih menurut Bupati Franc, pemberian vaksinasi anak ini mengacu pada amanat Menteri Kesehatan RI yang tertuang dalam Surat Keputusan No.HK.01.07/MENKES/6688/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi corona virus disease (covid-19) bagi kelompok anak usia 06-11 tahun.

“Dalam pelaksanaannya akan selalu mengikuti petunjuk teknis dan hasil pemeriksaan dokter, artinya anak yang akan diberikan suntikan vaksin harus benar-benar memenuhi kriteria kesehatan yang telah ditetapkan,” terang Bupati Franc.

Meski kini mayoritas warga Pakpak Bharat sudah menerima vaksinasi Covid-19, Bupati kembali mengingatkan agar protokol kesehatan tetap diterapkan seperti mengenakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, serta mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir. Franc Bernhard Tumanggor kembali menekankan vaksinasi dimaksudkan untuk mengurangi transmisi terpapar Covid-19. (R1)

Baca juga:

1. Franc Bernhard Tumanggor Ajak Semua Pihak Patuhi Prokes dan Sukseskan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

2. Kembali Tinjau Vaksinasi Anak, Bupati Pakpak Bharat: Dukungan Orang Tua dan Guru, Kunci Sukses Vaksin Anak 6-11 Tahun

3. Vaksinasi Usia 6-11 Tahun di Pakpak Bharat Diwarnai Pembagian Makanan dan Dihibur Boneka Badut

4. Wakil Bupati Pakpak Bharat Hadiri Launching Vaksinasi Anak Serentak di Indonesia

5. Pimpin Rapat Evaluasi Program Kerja 2021, Bupati: Seluruh Camat Harus Tinggal di Wilayah Masing-masing