Serpong, Karosatuklik.com – Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, di dampingi Wakasad, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakasal Laksdya TNI Edwin, dan Wakasau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi S., memimpin Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Pusat Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI Gelombang I TA 2026 yang berlangsung di Gedung Soebianto Djojohadikusumo, Sepa PK TNI Kodiklat TNI, Serpong, Jumat (1/5/2026).
Pelaksanaan Sidang Panitia Pantukhir Pusat ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian seleksi penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier TNI Gelombang I TA 2026.
Melalui mekanisme penilaian yang menyeluruh dan berjenjang, sidang ini memastikan setiap peserta yang dinyatakan lulus telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan TNI.
Melalui proses rekrutmen yang objektif dan akuntabel, TNI berharap dapat menghasilkan calon perwira yang unggul, berintegritas, adaptif, serta memiliki kesiapan fisik, mental, dan profesionalisme tinggi guna menjawab tantangan tugas pertahanan negara yang semakin dinamis dan kompleks di masa mendatang.
Penerus Estafet Kepemimpinan TNI

Para calon perwira yang terpilih ini bukan sekadar lulusan seleksi, melainkan manifestasi dari harapan besar bangsa dalam menjaga eksistensi kedaulatan NKRI.
Sebagai generasi penerus estafet kepemimpinan TNI, mereka membawa tanggung jawab moral untuk mewarisi nilai-nilai kejuangan para pendahulu, sekaligus menjadi benteng terdepan dalam menghadapi ancaman global yang kian tak terduga.
Di pundak merekalah, kehormatan dan keutuhan wilayah dari Sabang sampai Merauke akan dititipkan.
Dedikasi mereka sebagai penjaga kedaulatan negara dituntut tidak hanya melalui kekuatan fisik, tetapi juga melalui ketajaman intelektual dan loyalitas tanpa batas.
Dengan resminya hasil Pantukhir ini, langkah awal mereka menjadi bukti nyata bahwa regenerasi patriot bangsa terus berjalan demi memastikan Merah Putih tetap berkibar perkasa.
Mereka adalah jawaban atas tantangan zaman, yang siap berkorban demi menjamin keamanan, kedamaian, dan martabat bangsa dan negara di masa depan. (R1)













Komentar