Jaksa Bongkar Keterlibatan Anggota BPK, Inisial AQ Ancam Vendor Proyek BTS

Headline1946 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan adanya keterlibatan dari oknum anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proyek BTS Kominfo.

Hal itu terungkap dalam persidangan lanjutan terdakwa Komisaris PT Solitech Media Sinergy, Irwan Hermawan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (23/10/2023).

Jaksa menyebut, oknum berinisial AQ sempat melontarkan ancaman kepada para vendor proyek BTS lantaran adanya temuan audit yang janggal saat proyek tersebut berjalan.

“Saudara ingat bahwa kemudian ada ancaman dari BPK mengenai data yang gak pernah diberikan, disampaikan kepada BPK?” tanya jaksa kepada Irwan

“Sekarang saya tidak bisa mengingatnya,” jawab Irwan.

Mendapat jawaban itu, jaksa pun mengutip percakapan Anang yang ada di Whatsapp Grup.

“Pada saat di grup (Whatsapp) itu saudara Anang mengatakan ‘sepertinya perlu ngadep AQ sama saya.’ Nah terus jawaban saudara ‘jangan sekaranglah bos. reda dulu.’ saudara masih ingat pembicaraan itu?” cecar Jaksa.

“Tidak ingat,” jawab Irwan.

“Siapa yang saudara maksud AQ di BPK?” cacar jaksa lagi

“Saya tidak pernah bicara AQ. Itu mungkin dari pak Anang ya. bukan saya,” jawab Irwan.

Lantaran terus mengaku tak kenal, jaksa pun meminta Irwan kembali mengingat soal siapa sosok oknum BPK berinisial AQ yang dimaksud.

“Masih belum ingat ya? nanti diingat-ingat mengenai BPK ini!” pinta Jaksa.

Inisial AQ ini bukan kali pertama terungkap di Pengadilan Tipikor. Inisial AQ juga sempat disebut dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap dana hibah KONI pada tahun 2020 lalu. Ketika itu, asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum membeberkan AQ kecipratan Rp3 miliar dari perkara tersebut. Saat itu Ulum menyebut inisial AQ tersebut adalah anggota BPK Achsanul Qosasih.

“Bisa disebutkan inisial AQ orang BPK yang terima Rp 3 miliar tadi?” tanya salah satu kuasa hukum.

“Achsanul Qosasih,” jawab Ulum. (Inilah.com)

Komentar