Pemkab Karo Siap Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Merek

Karo2697 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Pemerintah Kabupaten Karo menerima kunjungan Tim Verifikasi Program Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari Kemendikdasmen dan BPMP di Ruang Rapat Bupati Karo, Kamis, 7 Mei 2026.

Pertemuan membahas kesiapan lokasi usulan, yakni Kecamatan Merek. Rencana tersebut disampaikan dalam rapat verifikasi dan validasi usulan SNT yang dihadiri Tim Verifikasi Kemendikdasmen, Dr. Ing. M. Fakhruriza Pradana.

Pada kesempatan itu, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, menegaskan komitmen Pemkab Karo meningkatkan SDM lewat pendidikan.

“Pendidikan merupakan pondasi utama membangun generasi yang unggul, berkarakter, inovatif, dan mampu bersaing di era global. Karena itu, kami mengajukan usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk menghadirkan pendidikan berkualitas dan merata,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Merek memiliki potensi strategis serta kebutuhan besar terhadap layanan pendidikan unggul.

“Sejak awal, Pemkab Karo telah menyiapkan administrasi, lahan, dukungan masyarakat, hingga komitmen keberlanjutan program. “Ini tahapan penting untuk menilai kesiapan daerah menerima bantuan pembangunan,” tambahnya.

Perwakilan Tim Verifikasi Kemendikdasmen, Dr. Ing. M. Fakhruriza Pradana mengapresiasi kesiapan Pemkab Karo. “Kami melihat keseriusan Pemkab Karo dalam menyiapkan seluruh dokumen dan dukungan. Dua lokasi yang diusulkan memiliki potensi baik. Hasil pertemuan ini akan menjadi bahan pertimbangan kami di pusat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan kelengkapan dokumen menjadi perhatian utama, mulai dari surat dukungan masyarakat, RTRW, AMDAL, rekomendasi kepala daerah, rapor pendidikan wilayah, profil daerah, hingga dukungan dunia usaha dan dunia industri serta aspek kearifan lokal mulai dari desain ornamen bangunan hingga penerapan budaya Karo dalam kegiatan belajar mengajar.

“Konsep sekolah ini juga menekankan pengelolaan yang transparan dan akuntabel terutama dalam penggunaan anggaran pendidikan serta, penguatan karakter seperti kejujuran, kemandirian, dan tanggung jawab,” ujarnya.

“Pemerintah pusat mendorong pengembangan tiga jenis sekolah, yaitu Sekolah Garuda untuk siswa berprestasi tinggi, Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu, serta Sekolah Nasional Terintegrasi yang menggabungkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMU dalam satu kawasan dengan fasilitas lengkap berbasis teknologi modern,” ungkapnya.

Keberadaan sekolah ini bertujuan memeratakan mutu pendidikan melalui fasilitas modern, kurikulum holistik, dan layanan gratis/inklusif, terutama bagi anak dari keluarga kurang mampu, dilengkapi laboratorium sains/teknologi, pusat olahraga, studio seni, dan perpustakaan digital, dengan menggabungkan kurikulum nasional dengan pengayaan global dan pendekatan berbasis riset.

Kegiatan juga diisi penandatanganan SPTJM oleh Bupati Antonius Ginting sebagai bentuk komitmen daerah.

Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan melek teknologi, sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Karo.

Pemkab Karo berharap usulan di Merek dapat lolos untuk mendukung visi “Karo Unggul” dan Indonesia Emas 2045. Melalui program ini, pemerintah Kabupaten Karo berharap dapat menghadirkan sistem pendidikan yang lebih berkualitas sekaligus mencetak generasi unggul dan berdaya saing di masa depan.

Turut hadir Wakil Bupati, Komando Tarigan, SP., Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M, para Kepala OPD, Camat terkait, tokoh masyarakat, serta Tim Verifikasi: Dr. Ing. M. Fakhruriza Pradana, Rama Indera Kusuma, S.T., M.T, M. Faisal Syamir, S.Sos, M.Sc, dan Arif Tagor Rangkuti, S.Kom, M.I.Kom. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar