Pemkab Pakpak Bharat Hadiri Rakor Awal GTRA Sumut 2026, Bahas Penataan dan Konflik Agraria

Pakpak Bharat, Sumut2522 Dilihat

Medan, Karosatuklik.com – Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menghadiri Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 di aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (02/09/2026).

Mutsyuhito Solin hadir mewakili Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor yang juga Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Pakpak Bharat.

Bagi Kabupaten Pakpak Bharat, program tersebut diharapkan dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan sekaligus mendorong pemanfaatan tanah yang lebih optimal, produktif, dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakor secara resmi dibuka Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya, dan dihadiri Direktur Landreform Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Rudy Rubijaya, S.P., M.Sc., jajaran perangkat daerah Pemprov Sumut, serta para kepala daerah se-Sumatera Utara.

Memastikan Setiap Program Reforma Agraria Berjalan Efektif dan Dirasakan Masyarakat Manfaatnya

Dalam arahan dan sambutan Gubernur Sumut, Bobby Nasution melalui Wakil Gubernur, H Surya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti rapat koordinasi tersebut.

Menurutnya, persoalan agraria bukan merupakan tanggung jawab satu lembaga semata, melainkan membutuhkan kerja bersama, komitmen, koordinasi, serta langkah yang selaras dari seluruh pemangku kepentingan.

Rapat koordinasi ini, lanjutnya, menjadi langkah awal yang penting untuk menyamakan arah, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap program Reforma Agraria dapat berjalan secara efektif hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Pelaksanaan Reforma Agraria sendiri diperkuat Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam mendorong ekonomi yang berkeadilan melalui penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara adil, berkelanjutan, dan produktif,” sebutnya.

Mendoakan Erupsi Sinabung Cepat Pulih dan Normal Kembali

Dikesempatan ini Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc mengajak segenap hadirin untuk mendoakan dan memberi dukungan bagi masyarakat Karo yang sedang mengalami musibah bencana alam erupsi Gunung Api Sinabung.

“Rasa prihatin dan empati, mari kita doakan saudara-saudara kita di sana yang terdampak erupsi sinabung, semoga mereka tetap sehat dan bencana ini cepat berlalu. Ketidak hadiran bapak Gubernur adalah karena bertepatan hari ini beliau berkunjung ke Kabupaten Karo untuk melihat langsung kondisi di sana,” tutur H Surya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Sumatera Utara, Nuraha, SH, MH, menyampaikan, bahwa kalau kita bicara tentang Gugus Tugas Reforma Agraria ini, sebetulnya Reforma Agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan, melalui penataan aset dan penataan akses.

“Kepala Daerah selaku ketua Gugus Tugas Reforma Agraria ditingkat Kabupaten dan Kota, jadi tugas bapak ibu sekalian sebagai ketua Gugus Tugas adalah menyediakan tanah objek Reforma Agraria,” jelas Nuraha, SH, MH.

Komitmen Pemkab Pakpak Bharat

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, menyebutkan keikutsertaannya dalam rakor GTRA Sumut 2026 menegaskan komitmen Pemkab Pakpak Bharat untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan, memperkuat kepastian hukum atas tanah, serta memastikan Reforma Agraria memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat. (WES)

Bagikan Ke :

Komentar