Medan, Karosatuklik.com – Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengatakan target promosi tidak hanya dilakukan dengan membangun kekuatan di dalam lapangan, tetapi juga melalui pembenahan manajemen klub secara menyeluruh.
Menurutnya, profesionalisme manajemen menjadi salah satu fondasi penting agar PSMS mampu memenuhi persyaratan lisensi klub sekaligus memberikan rasa aman kepada pemain dan staf yang bergabung.
PSMS Medan membidik gelar juara Championship musim 2026/2027 sekaligus promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, pada musim berikutnya.
Pada musim 2026/2027, PSMS Medan akan bersaing di Zona Barat bersama sembilan tim lainnya untuk memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi.
Sembilan tim yang menjadi pesaing PSMS Medan di Zona Barat yakni Adhyaksa FC Bekasi, Persikad Depok, Sumsel United, Persiraja Banda Aceh, PSGC Ciamis, PSPS Pekanbaru, Semen Padang, Persiku Kudus, dan PSIS Semarang.
“Supaya bisa memenuhi target Liga 2 tentu paling dasar melakukan pembenahan di dalam manajemen. Supaya manajemen lebih profesional dan mendapatkan lisensi klub,” ujar Fendi.
Ia menjelaskan, lisensi klub menjadi salah satu indikator bahwa sebuah klub telah memenuhi standar profesional, baik dari sisi keuangan, legalitas maupun aspek lainnya.
Dengan manajemen yang sehat dan profesional, Fendi berharap PSMS semakin mudah menarik pemain berkualitas untuk bergabung.
“Tujuan lisensi klub itu supaya sah dari liga kita merupakan klub yang profesional dari sisi keuangan, legal dan lain-lain. Tujuannya, saat kita membangun tim, khususnya merekrut pemain-pemain bagus, mereka bisa melihat bahwa klub ini sehat, sehingga mereka bisa merasa nyaman,” katanya.
“Dari sisi staf pelatih kita cari yang terbaik, dalam arti kebutuhan tim seperti apa. Kemudian kedalaman skuat pastinya kita kombinasikan antara pemain muda dengan yang berpengalaman karena kita melihat tim ini untuk jangka panjang, bukan hanya satu musim,” jelas Fendi.

Untuk mendukung ambisi promosi, PSMS juga telah menyiapkan dukungan dari sektor komersial. Fendi mengatakan sejumlah sponsor sudah menyatakan dukungannya kepada klub.
Menurutnya, kehadiran sponsor menjadi bagian penting dalam menopang kebutuhan tim selama menjalani kompetisi. “Sponsor sudah ada beberapa. Jadi mungkin musim lalu tidak banyak sponsornya karena mungkin sponsor masih mau melihat dulu setelah manajemen baru ini,” ungkapnya.
Fendi optimistis jumlah sponsor akan bertambah seiring dengan upaya manajemen menjadikan PSMS sebagai klub yang profesional dan memiliki target besar. “Makanya dengan klub yang profesional, yang berlisensi dengan target besar, pasti sponsor mau ikut,” katanya. (R1)













Komentar