Simpang Empat, Karosatuklik.com – Petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Sinabung, Armen Putra, mengatakan peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Api Sinabung menunjukkan adanya pergerakan magma menuju permukaan.
“Kami lihat per Juli hingga saat ini ada ratusan gempa vulkanik, ini menandakan aktivitas dapur magma mulai terjadi, dan potensi awan panas, ataupun erupsi sangat tinggi,” ujar Armen Putra, Petugas pos PVMBG Sinabung. Jumat (28/08/2026)
Hal itu diungkapkan Armen Putra saat Dandim 0205/TK Letkol Inf. Robert B. Hardian Panjaitan didampingi Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H bersama Danramil 04 Kapten Inf. Dandi Novi Hartanto meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Jumat (28/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Letkol Inf. Robert B. Hardian Panjaitan, bersama rombongan menerima penjelasan langsung dari Kepala PVMBG mengenai perkembangan terkini aktivitas vulkanik Gunung Api Sinabung.
Lebih lanjut Petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Sinabung, Armen Putra, menyampaikan seiring peningkatan aktivitas tersebut, PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas di zona bahaya Gunung Sinabung.

Armen menjelaskan, zona bahaya ditetapkan sejauh tiga kilometer dari kawah Gunung Sinabung. Sementara itu, zona sektoral timur ditetapkan hingga empat kilometer.
Berdasarkan pemantauan, kondisi Gunung Sinabung masih bersifat fluktuatif, dengan aktivitas kegempaan yang terkadang mengalami peningkatan maupun penurunan.
Selain itu, masih terpantau adanya gempa tektonik dalam dan kegempaan hybrid, disertai keluarnya asap tebal berwarna keabu-abuan dari kawah. Hingga saat ini, status Gunung Sinabung masih berada pada Level II (Waspada).
Patroli Zona Bahaya
Meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung juga diikuti dengan patroli di zona merah. Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert B. Panjaitan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polri melakukan patroli di sejumlah lokasi yang masuk zona bahaya.
“Kami melakukan patroli zona bahaya Sinabung untuk melakukan imbauan kepada masyarakat, terkait bahaya ancaman gunung api Sinabung,” ucap Dandim.
Selain patroli, aparat memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan wisatawan yang masih berada di kawasan zona merah.
Masyarakat Sekitar Perlu Mengetahui Informasi yang Benar dan Terkini

Sementara itu, Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan juga menjelaskan kondisi wilayah yang berada dalam kawasan rawan bencana. “Masyarakat sekitar dan wisatawan perlu terus diimbau dan disampaikan informasi yang benar dari pihak yang berwenang,” ucapnya mengingatkan.
Sejumlah lokasi yang terdampak zona merah antara lain kawasan Danau Lau Kawar yang berada pada radius sekitar 2 kilometer, serta wilayah pada radius 3 hingga 4,5 kilometer seperti Desa Sukanalu, Desa Sigarang Garang, Desa Kuta Gugung, Desa Berastepu dan Desa Gamber.
Kapolsek menyampaikan bahwa sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih melakukan aktivitas pertanian dan terdapat pula aktivitas pengelolaan objek wisata di kawasan Danau Lau Kawar.
“Oleh karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi hal yang sangat penting untuk mengantisipasi potensi bahaya Gunung Sinabung,” ujarnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan TNI, PVMBG dan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Masyarakat di wilayah rawan bencana kami imbau tetap waspada dan mematuhi setiap rekomendasi maupun arahan dari pihak yang berwenang demi keselamatan bersama,” ujar AKP Poltak Hamonangan.
Polsek Simpang Empat bersama unsur terkait akan terus meningkatkan koordinasi dan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan aktivitas Gunung Api Sinabung serta memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat mengambil langkah tepat dalam menjaga keselamatan. (R1)













Komentar