Stadion Teladan Medan Ditargetkan Rampung Mei 2026: Siap jadi Venue Piala AFF U19 Diikuti 11 Negara ASEAN

Medan, Sumut2383 Dilihat

Medan, Karosatuklik.com – Pelan namun pasti langkah Walikota Medan Rico Waas menyelesaikan program Pembangunan Stadion Teladan mulai memberi hasil nyata. Stadion itu kini dalam proses penyelesaian akhir. Kursi-kursi penonton sudah terpasang, selanjutnya pembenahan pada rumput terus dipersiapkan.

Untuk penyelesaikan masalah rumput, Rico Waas sengaja menggunakan tenaga professional yang berpengalaman menangani stadion besar di berbagai daerah.

“Kita menggunakan rumput standar internasional,” kata Rico Waas saat meninjau area stadion itu pekan lalu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, M. Mafullah Daulay, menegaskan bahwa aspek lapangan menjadi prioritas utama dalam persiapan ini. Ia menyebut, perawatan rumput stadion itu ditangani oleh tim profesional yang berpengalaman dalam mengelola stadion berskala nasional.

“Yang paling utama itu lapangan. Saat ini sudah ditangani oleh tim profesional untuk rumputnya, jadi tidak perlu dikhawatirkan,” kata Mafullah.

Ia juga menambahkan bahwa tim yang ditunjuk menangani rumput Stadion Teladan memiliki rekam jejak dalam menangani stadion-stadion besar, termasuk Gelora Bung Karno dan Stadion Utama Sumatera Utara. Dengan pengalaman tersebut, proses perawatan diyakini dapat berjalan optimal sesuai target waktu.

Menurut Mafullah, secara teknis kondisi rumput lapangan idealnya dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 hari sejak proses perbaikan dimulai. Artinya, pada awal Mei 2026 mendatang, kualitas lapangan sudah mulai terlihat maksimal dan siap digunakan untuk pertandingan.

Diharapkan seluruh tahapan pembangunan penting sudah selesai akhir Mei sehingga pada 1 hingga 14 Juni 2026, stadion kebanggaan warga Medan itu sudah bisa digunakan sebagai venue untuk turnamen sepakbola Piala Asia Tenggara (AFF) U-19.

Saat ini saja perkembangan signifikan dari Stadion Teladan sudah tampak jelas. Beberapa waktu lalu tim PSSI dan ASEAN Football Federation (AFF) telah mengunjungi stadion itu guna melihat perkembangannya.

Stadion Teladan yang memiliki sejarah panjang itu kalau tim evaluator cukup puas dengan perkembangan yang ada. Kondisi rumput tampak jauh lebih rapi dan tertata.

Perawatan lapangan pun dilakukan secara intensif, termasuk melalui sistem penyiraman modern menggunakan rotary sprinkler guna menjaga kelembapan dan kesuburan rumput secara merata.

Jadi Venue Piala AFF U19 Diikuti 11 Negara ASEAN

Sebelumnya juga, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta pembangunan Stadion Teladan Medan yang diproyeksikan menjadi salah satu venue Piala AFF U19 dapat rampung pada Mei 2026.

“Kami menargetkan proses pembangunan stadion tersebut rampung pada Mei,” ujar Bobby didampingi Wali Kota Medan Rico Waas seusai meninjau kesiapan Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara, Selasa.

Selain Stadion Teladan, dia melanjutkan, ada dua stadion yang juga dipersiapkan menjadi tuan rumah, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, serta Stadion Mini Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Provinsi Sumut.

Untuk Stadion Utama Sumatera Utara kini dalam kondisi 100 persen siap digunakan, sedangkan Stadion Mini Dispora Provinsi Sumut tinggal melengkapi berbagai fasilitas.

“Rumput oke. Hanya kering saja karena dalam masa pembangunan, masalah kelembapannya saja. Estimasi dalam waktu 30 hari bisa bagus, bisa standar,” kata Bobby.

Gubernur mengatakan, ajang Piala AFF U19 tahun ini diikuti oleh 11 negara di kawasan Asia Tenggara yang dijadwalkan digelar pada 1 – 14 Juni 2026.

PSSI menunjuk Sumatera Utara sebagai tuan rumah untuk menggelar kejuaraan olahraga internasional yang diberi nama ASEAN Boy’s Championship 2026.

Keputusan ini tertuang dalam surat resmi PSSI bernomor 1057/UDN/623/III-2026 yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

“Untuk (pembangunan, red) fisik, ada dua ya. Ada APBN, ada APBD. Yang APBN kita harapkan bisa segera selesai, dan ini bisa rampung di bulan Mei,” tutur Bobby.

Untuk mempercepat progres pembangunan itu, Bobby menyarankan Pemerintah Kota Medan dan Kementerian Pekerjaan Umum menambah tenaga kerja, serta mengoptimalkan sistem kerja bergilir hingga tiga shift.

“Kuncinya hanya di man power saja, saat ini dua shift, kalau perlu tiga shift. Ini kan ada lampu, biasanya kalau tiga shift itu main malam. Jadi kalau tiga shift tidak ada persoalan, hanya tinggal man power saja,” ujar Bobby.

Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menyelesaikan pembangunan Stadion Teladan Medan tepat waktu. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar