Kudus, Karosatuklik.com – Timnas Putri Indonesia U16 Indonesia gagal menjadi juara setelah kalah tipis 0-1 dari Thailand di final Srikandi Merdeka Cup 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
Meski mendominasi penguasaan bola, Garuda Pertiwi harus menerima gol tunggal dari Kawinthida Kikuntod pada menit ke-23, dilansir dari Bola.
Pelatih Timo Scheunemann memuji mental dan perjuangan anak asuhnya menghadapi tim kuat Asia tersebut.
“Pemain sudah berjuang. Butuh mental yang luar biasa malam ini, butuh jiwa pejuang, dan itu mereka tunjukkan saat lawan Thailand,” ujar Timo.
“Jadi walaupun capek, mereka berjuang, mereka sudah kasih 100 persen. Mentalitasnya luar biasa.”
Timo juga mengapresiasi sikap dewasa pemain saat menghadapi pelanggaran di lapangan, yang membawa tim menerima penghargaan fair play.
“Tadi banyak sekali pelanggaran dan mereka tanggapi dengan sangat baik sehingga kita dapat (penghargaan) tim fair play,” tambah pelatih berusia 52 tahun itu.
Meski tak meraih trofi utama, Timo melihat turnamen ini sebagai pondasi penting untuk masa depan sepak bola putri Indonesia.
“Saya rasa akan ada banyak pemain yang bisa tembus ke timnas senior asal mereka terus mengembangkan performa sama sikap di dalam maupun di luar lapangan,” katanya.
“Saya ingin mereka kalau sudah ke senior bisa jauh lebih baik daripada yang ada sekarang,” tutup Timo.
Pelatih Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai sangat ideal untuk mengukur kekuatan sebelum menghadapi agenda yang lebih besar.

“Saya mengucapkan terima kasih pada penyelenggaraan atas berlangsungnya turnamen ini,” kata Thidarat.
Terima kasih juga kepada para fans dan pendukung. Ini adalah turnamen yang bagus dan kami merasa senang bisa bermain dengan tujuh negara lainnya.”
Thidarat menyatakan timnya akan memulai persiapan untuk kualifikasi AFC U17 di Thailand dan fokus pada Piala Dunia.
Sepanjang turnamen, Thailand mencatatkan 16 gol, 56 tembakan ke gawang, akurasi operan 83,06 persen, dan penguasaan bola rata-rata 62,47 persen. (R1)














Komentar