Kabanjahe, Karosatuklik.com — Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, membuka Rapat Koordinasi Persiapan Awal Pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026, bertempat di Aula Rakoetta Brahmana Lantai III Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Jumat (22/5/2026).
Turut hadir, Wakil Bupati, Komando Tarigan, S.P unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Karo yang diwakilkan, Kapolres Karo yang diwakili Wakapolres, Kompol Gering Damanik, Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Edmond Novvery Purba, S.H, M.H Dandim 0205/Tanah Karo yang diwakili Kasi OPS, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Putra Ginting, S.STP, MM, para staf ahli Bupati Karo, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Ketua TP PKK, Ny. Roswitha Antonius Ginting, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Karo, Kapolsek Berastagi, AKP Henry D.B. Tobing, para Kepala OPD, Camat, insan Pers, serta undangan lainnya.
Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, yang juga mengikuti seluruh rangkaian proses rapat sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mempersiapkan agenda strategis daerah tersebut.

Dalam arahannya, Bupati Antonius Ginting menyampaikan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Karo.
“Kekayaan alam, keindahan lanskap, keragaman budaya, serta potensi hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah didukung iklim udara yang sejuk sepanjang musim merupakan aset besar yang harus dikelola dan dipromosikan secara maksimal,” ucapnya.
“Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, melainkan agenda strategis daerah yang bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, sekaligus mempromosikan potensi unggulan Kabupaten Karo ke tingkat nasional maupun internasional, imbuh Bupati.
“Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi penyelenggaran maupun output dari sisi ekonomi kreatif termasuk dari tingkat kunjungan wisatawan dan pengunjung,” ujarnya menekankan.
Sebagai icon pariwisata daerah, sambung Bupati Antonius Ginting, festival ini harus mampu menampilkan keunggulan daerah dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, serta pelaku industri kreatif di Kabupaten Karo, sebutnya.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menjaring berbagai gagasan, masukan, serta ide kreatif dari seluruh pihak yang hadir guna merumuskan konsep festival yang unggul, inovatif, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjadi daya tarik wisata yang kuat.
Selain menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung, festival ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Karo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah dalam memberikan pemikiran terbaik mulai dari tahap perencanaan, penyusunan konsep kegiatan, penyediaan fasilitas, keamanan, pelayanan, promosi, hingga penguatan kerja sama, sinergitas, dan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 dapat berjalan optimal dan sukses.
Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Karo yang diwakilkan, Kapolres Karo yang diwakili Wakapolres, Bapak Kompol Gering Damanik, Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Edmond Novvery Purba, S.H., M.H Dandim 0205/Tanah Karo yang diwakili Kasi OPS, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Putra Ginting, S.STP, MM, para staf ahli Bupati Karo, para Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Karo, Kapolsek Berastagi, D. B. Tobing, para Kepala OPD, para Camat, serta undangan lainnya.

Melalui persiapan yang matang dan kolaboratif dengan seluruh stakeholder dan masyarakat khususnya petani bunga dan buah serta pelaku UMKM, Pemerintah Kabupaten Karo optimistis Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 dapat menjadi ikon pariwisata unggulan yang membanggakan Kabupaten Karo di tingkat nasional maupun internasional serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai informasi, Festival Bunga dan Buah adalah perayaan budaya tahunan ikonik yang diadakan setiap tahun di kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Sebagai bentuk syukur atas kesuburan alam, festival ini menampilkan parade kendaraan hias hasil panen, pameran UMKM, pesta makan buah gratis, dan pertunjukan seni budaya.
Festival Bunga dan Buah Karo sudah menjadi kebanggaan bagi rakyat Sumatera Utara dan masuk dalam kalender pariwisata nasional Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. (R1)
Baca Juga:
- Festival Bunga dan Buah Karo 2025 Catat 80 Ribu Pengunjung, Perputaran Uang Capai Rp 6 Miliar
- Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni: Festival Bunga dan Buah Karo 2024 Diluar Dugaan Saya, Ini Sudah Setara Event Wisata Internasional
- Bupati Antonius Ginting Buka Event “Makan Buah Gratis” , Stand dan Pameran Produk UMKM Diserbu Pengunjung dan Wisatawan













Komentar