Harkitnas ke-118 Tahun 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan Kabanjahe

Karo2380 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan Upacara Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan Kabanjahe, Rabu 20 Mei 2026.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, dan dihadiri Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Polri dan TNI serta pelajar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga oleh pimpinan upacara, dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Bupati Karo menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan refleksi atas perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

“Momen Hari Kebangkitan Nasional harus kita jadikan pengingat untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kerja nyata dalam membangun Kabupaten Karo. Nilai-nilai kebangkitan yang digelorakan Boedi Oetomo tahun 1908 harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah,” ujarnya.

Upacara Harkitnas ke-118, Bupati Karo: Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

Sebelumnya, Bupati Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang berlangsung khidmat di halaman upacara Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Rabu (20/5/2026).

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen bangsa menjaga dan melindungi generasi muda sebagai penerus bangsa di tengah tantangan era digital dan transformasi teknologi.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya peran bersama dalam membangun generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berkarakter demi menjaga kedaulatan bangsa di masa depan.

Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, dan undangan lainnya.

Peserta upacara terdiri dari personel TNI-Polri, aparatur Pemerintah Kabupaten Karo hingga para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Karo. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan dalam memperkuat kebangkitan nasional di Kabupaten Karo

Pada kesempatan itu, Bupati Antonius Ginting membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan membangun kemandirian bangsa.

Disebutkan pula, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satunya melalui program makan bergizi gratis yang kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, serta penyediaan beasiswa untuk mengurangi ketimpangan kualitas sumber daya manusia.

Di sektor kesehatan, pemerintah menghadirkan layanan cek kesehatan gratis secara masif sebagai bentuk perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan disebut tengah dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan nasional yang utuh.

Tak hanya itu, penguatan kesejahteraan masyarakat juga dilakukan melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat-obatan terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar lainnya sehingga desa menjadi lebih mandiri.

Dalam sambutan tersebut juga disoroti pentingnya perlindungan generasi muda di ruang digital. Pemerintah telah memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Bahkan sejak 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya sebagai langkah konkret menjaga kesehatan mental dan tumbuh kembang anak di era digital.

“Melalui kebijakan ini kita memastikan bahwa anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” ujar Bupati Antonius Ginting saat membacakan sambutan Menteri Komdigi RI.

Momentum Harkitnas 2026 juga disebut sebagai penguatan kembali arah perjalanan bangsa melalui Asta Cita, delapan misi besar pembangunan nasional yang menjadi kompas utama menuju Indonesia maju.

Bupati Antonius Ginting mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk terus menyalakan semangat perjuangan “Budi Utomo” dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” ujarnya.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” tutup Bupati Karo. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar