Slogan Baru DKI: Sukses Jakarta untuk Indonesia

Nasional870 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki slogan baru “Sukses Jakarta untuk Indonesia” untuk mendukung perpindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur. Tagline ini disinyalir akan menggantikan slogan lama di era Anies Baswedan dengan narasi ‘Kota Kolaborasi’.

“Hal ini untuk mendukung, sekaligus mengajak masyarakat Jakarta, untuk bersinergi mengantarkan Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara, serta sebagai bagian dari pelaksanaan program RPD (Rencana Pembangunan Daerah 2023-2026),” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI, Raides Aryanto dalam keterangan tetulisnya, Senin (12/12/2022).

Raides menambahkan, pergantian slogan tersebut masih menunggu peresmian yang dilakukan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono.

“Pemprov DKI Jakarta akan mempersiapkan Surat Keputusan (SK) Gubernur untuk penggunaan slogan tersebut ke depannya,” jelas Raides.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, slogan bukan jadi satu-satunya elemen yang akan direvisi Heru dari pemerintah sebelumnya. Heru juga diketahui mengganti logo Plus Jakarta atau +Jakarta yang identik dengan slogan ‘Kota Kolaborasi’ gagasan Anies Baswedan.

Namun demikian, Raides Aryanto menampik pernyataan tersebut. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta tak akan mengganti logo +Jakarta. Walaupun, foto-foto yang berseliweran di jagat maya menunjukkan kenyataan sebaliknya.

“Jadi, tidak ada logo baru menggantikan logo PlusJakarta,” tegas dia.

Raides juga mengklaim bahwa semangat kolaborasi juga tak serta-merta hilang kendati slogan tersebut dirubah. Semangat slogan yang lama tetap dilanjutkan dalam program pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 yang sudah ditetapkan.

“Dalam pelaksanaan RPD ini, Pemprov DKI Jakarta juga masih akan melanjutkan semangat kolaborasi yang sudah terbangun di Jakarta untuk bersama-sama membangun kota, utamanya dalam menyelesaikan sejumlah isu strategis dengan berbagai program,” tandasnya

Untuk dua tahun ke depan, pelaksanaan RPD akan fokus pada tiga isu prioritas sebagaimana kegiatan-kegiatan yang diarahkan oleh Heru Budi Hartono, sejak awal menjabat pada bulan Oktober lalu, yakni terkait dengan penanganan kemacetan, penanggulangan banjir, dan antisipasi proyeksi penurunan pertumbuhan ekonomi. (R1/Inilah.com)