Tiga Buah Mobil Rusak Akibat Kelalaian Pekerja Proyek Dermaga Tongging

Karo1911 x Dibaca

Tongging, Karosatuklik.com – Akibat kelalaian pekerja proyek pembangunan Dermaga (Pelabuhan-red) Tongging tahap II, tiga buah mobil pribadi rusak ditimpa gerbang proyek tersebut pada hari Minggu (28/11/2021) di Tongging Kecamatan Merek Kabupaten Karo.

Ketiga jenis mobil itu yakni, Toyota Yaris warna orange BK 1247 SP pemilik James Munthe, Daihatsu Xenia BK 1920 AZ pemilik Riswan Karo Sekali dan Toyota Innova BK 121 SA pemilik Iptu Krismen Karo Sekali.

Menurut James Munte didampingi Riswan Karo Sekali, Iptu Krismen Karo Sekali, kepada sejumlah wartawan di Kabanjahe, Senin (6/12/2021), sebenarnya kami tidak ingin masalah ini panjang, mobil kami yang rusak akibat kelalaian pekerja proyek ditanggulangi pihak kontraktor. Namun sayangnya, sampai saat ini belum ada respon dari kontraktor/penanggung jawab proyek pembangunan dermaga Tongging, ucapnya.

“Wajar mobil kami yang rusak ditanggungjawapi pihak kontraktor, bukan melempar tanggungjawab kepada pekerja, kasihan mereka. Seharusnya Owner pekerjaanlah yang harus memperbaiki kerusakan ke tiga mobil yang rusak akibat ditimpa gerbang proyek dermaga,” ujarnya.

Pada prinsipnya, imbuh James Munte, kami ingin masalah ini diselesaikan baik-baik, kerusakan mobil kami ditanggungjawabi pihak kontraktor, jangan dibebankan kepada pekerja dilapangan, mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, kasihan mereka, ucapnya.

Terpisah pihak kontraktor dari PT Maybert Lestari yang mengerjakan pembangunan dermaga Tongging tahap II belum dapat dihubungi. Demikian juga manager lapangan pembangunan juga tidak bisa dihubungi.

Seperti diketahui pembangunan dermaga Tongging tahap II, yang anggarannya berasal dari dana APBN dengan total biaya senilai Rp.13,4 Milyar. Sementara pembangunan tahap I (tahun 2019) menelan anggaran (APBN) sekitar Rp20 milyar.

Pengelolaan dermaga Tongging dibawah kewenangan Kementerian Perhubungan melalui Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Privinsi Sumatera Utara. Sebagai daerah lintasan sejumlah kabupaten Sumut dan Aceh sekaligus sebagai pintu gerbang bagian utara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, maka kehadiran Pelabuhan Tongging diharapkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karo khususnya DTW Tongging. (R1)

Baca juga:

1. Sah, Pengelolaan Pelabuhan Tongging Resmi Menjadi Kewenangan Kemenhub RI

2. Bupati Karo Kecewa Progres Pembangunan Dermaga Tongging Tahap II Senilai Rp 13,4 Milyar yang Dikerjakan PT Maybert Lestari

2. Gelora Fajar Purba Tinjau Pembangunan Dermaga Tongging