oleh

Bupati Karo Kecewa Progres Pembangunan Dermaga Tongging Tahap II Senilai Rp 13,4 Milyar yang Dikerjakan PT Maybert Lestari

-Karo-292 x Dibaca

Tongging, Karosatuklik.com – Bupati Karo , SH, MH mengaku kecewa terhadap progres proyek Dermaga (Pelabuhan-red) Tongging tahap II.

Hal itu dikatakan Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau progres pembangunan , Senin sore (22/2/2021) yang saat itu turut didampingi Thomas Joverson Ginting mantan anggota DPRD Karo.

Menurut Terkelin Brahmana, seharusnya, tahap II sudah rampung pada bulan Desember 2020 lalu, tapi kenyataan dilapangan kita tinjau meleset sesuai mekanisme pengerjaan proyek. “Melihat hal ini tentu kita kecewa, seharusnya sudah siap ternyata belum siap,” kecamnya.

Untuk itu, Terkelin Brahmana mendesak pihak rekanan melalui Manager Lapangan Proyek Dermaga Tongging, Bengbeng, saat ditemui dilapangan agar pembangunan dermaga Tongging tahap II segera dirampungkan.

“Progres lapangan ini juga perlu disampaikan kepada pengawas dari pihak Kementerian Perhubungan melalui Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Privinsi Sumatera Utara,” ucapnya.

Untuk mendukung bagian utara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, pembangunan Dermaga Tongging yang sedang dibangun perlu dirampungkan, karena dengan keberadaan Dermaga ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, mewujudkan penyelenggaraan transportasi danau yang efektif dan efisien, yang didukung SDM transportasi yang berkompeten sesuai dengan visi misi Kabupaten Karo, ucapnya.

Baca Juga :  Temui Perajin di Kawasan Danau Toba, Nawal Lubis Harapkan Kriya Sumut Mendunia

Besok, Selasa (23/2) ada pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara di Medan, saya akan menyampaikan progres pembangunan Dermaga Tongging mulai tahap I (sudah rampung) dan Tahap II (belum rampung), supaya semua jelas dan terang benderang, kecam Bupati.

Lebih jauh, Bupati Karo mengatakan, seiring dengan ditetapkannya kawasan Danau Toba sebagai Kaldera Toba yang memiliki kaitan dengan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal khususnya dalam hal budaya dan keanekaragaman hayati, hendaknya hal ini menjadi perhatian serius semua pihak untuk meningkatkan geliat wisata Danau Toba, katanya.

Menyikapi penjelasan Bupati Karo, Manager Lapangan Proyek Dermaga Tongging, Bengbeng, menyebutkan, faktor cuaca, menjadi alasan utama lambatnya progres pengerjaan proyek pengerjaan tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

Pun begitu, Bengbeng mengakui memang sesuai target pengerjaan, seharusnya tahap II sudah rampung pada bulan Desember 2020 lalu, tapi itu tadi karena faktor cuaca, pengerjaan tidak dapat diselesaikan, ungkapnya.

Baca Juga :  Mengurai Benang Kusut LUT Relokasi Tahap III di Siosar, Sestama BNPB : Jangan Berlarut Larut

Ia menambahkan, diantara bulan Maret dan April 2021, PT Maybert Lestari selaku rekanan kontraktor telah berjanji akan membuka tiang ponton sebagai finishing tiang pancang. Disamping itu, Bengbeng mengaku dana pembangunan Dermaga Tongging tahap II berasal dari APBN dengan total biaya mencapai Rp 13,4 Milyar akan dikebut pengerjaanya.

Mudah-mudan, April 2021 ini tahap II rampung, sehingga tahap III bisa dimulai lagi dikerjakan. “Sebab tahap III untuk pembangunan fasilitas dermaga, akan dikerjakan, setelah proses tender selesai, namun saat ini, proses tender belum final,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kabupaten Karo, Gelora Fajar Purba, SH, MH melalui Kabid Dishub Tri Ok Kaban dan Kabid Bapeda Efanlit Sembiring, senada mengaku, sudah sering menekankan kepada pihak rekanan agar segera menyelesaikan pekerjaannya, tuturnya.

Pembangunan Dermaga Tongging

DPRD Karo

Sebelumnya hal yang sama sempat juga dipertanyakan Ketua , Iriani Br Tarigan dan Ketua Komisi A Inolia Br Ginting dan sejumlah anggota DPRD Karo lainnya saat rapat koordinasi di Aula Kantor BPTD Wilayah II Provinsi Sumut di Medan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pintu Gerbang Bagian Utara Danau Toba, Kementerian PUPR Diminta Memperlebar Jalan Menuju DTW Tongging

“Karena kelambanan progres pengerjaan pembangunan Pelabuhan Tongging juga menjadi perhatian serius DPRD Karo,” kata Iriani Br Tarigan kepada Karosatuklik.com, Senin sore (22/2/2021) di Kabanjahe.

Redaksi Karosatuklik.com terus berupaya menghubungi Direktorat Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan, Rajuman Sibarani sebagai Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan, tim teknis Biro Klasifikasi Indonesia Cabang Belawan maupun Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara Putu Sumarjaya.

Sekedar mengingatkan, Bupati Karo Terkelin Brahmana melakukan launching pemancangan tiang (Tahap I) pelabuhan Dermaga Tongging, Rabu (16/10/2019). Pembangunan tahap I disebut menghabiskan sekitar Rp20 milyar. Turut hadir saat itu Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Putu Sumarjaya. (R1)

Suka dengan tulisan ini? Yuk, Bagikan!

Komentar

Topik Terkait