Jakarta, Karosatuklik.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara soal kembali viralnya pusat pelatihan (Training Center) Timnas Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Apalagi, venue tersebut dibangun dengan dana hibah dari FIFA.
Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan pembangunan Training Center tersebut tidak sepenuhnya didanai oleh FIFA. Melainkan, ada juga kerja sama dengan pemerintah RI termasuk PSSI.
“Training Center IKN itu bekerja sama pemerintah dan FIFA. Tanahnya dari Pemerintah Republik, sebagian dananya dari FIFA, sebagian dananya dari PSSI. Makanya jadi itu,” kata Erick.
Mantan Presiden Inter Milan itu mengungkapkan, alasan fasilitas belum dipergunakan karena terkendala serah terima terkait lahan tersebut. Ia menjelaskan proses dari pemerintah baru saja selesai dilakukan secara administratif.
“Baru kemarin suratnya keluar. Kemarin kan baru ada pergantian pemerintah dan pemisahan kementerian. Nah, surat serah terima lahannya baru saja kami terima,” papar Erick.
“Kenapa? Kalau itu belum serah terima, kami sudah menggunakan, kalau ada kerusakan itu jadi dispute. Seperti beberapa stadion yang sudah dibangun pemerintah pusat, ya, belum diserahterimakan ke pemerintah daerah,” sambungnya.
“Hari ini ada beberapa kendala itu masih menjadi dispute, siapa yang memperbaiki kondisi daripada lapangan itu. Nah, jadi seperti itu,” tegasnya.
“Setelah diserahterimakan, baru kami gunakan. Kalau belum diserahterimakan lalu kami pakai dan ada kerusakan, nanti malah jadi masalah. Kami tidak mau dianggap merusak fasilitas yang secara hukum belum resmi diserahkan,” pungkasnya.
Fasilitas TC di IKN

Fasilitas pusat pelatihan sepak bola yang telah dibangun berupa dua lapangan, yakni lapangan dengan rumput alami dan sintetis yang sudah hampir rampung.
Selain itu, asrama berkapasitas total 138 orang dengan perincian 56 kamar ganda untuk pemain, 20 kamar tunggal untuk tim pelatih, dan enam suite untuk pelatih kepala.
Asrama tersebut, kata dia, juga dilengkapi fasilitas fisioterapi, fitness, medical treatment, dan lain-lain.
Erick mengatakan, pembangunan fasilitas sepak bola bertaraf internasional itu juga menuai pujian dari pihak FIFA.
Dengan adanya fasilitas itu, kata dia, PSSI akan terus berupaya untuk memajukan sepak bola di tanah air melalui penguatan tim nasional maupun regenerasi pemain. (R1)













Komentar