Berastagi, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P, menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan hari kedua Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 yang berlangsung di Open Stage Taman Mejuah Juah Berastagi, Jumat 31 Juli 2026.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan Fun Run, dilanjutkan penyerahan hadiah kepada para pemenang, Lomba Tari Kreasi, Business Matching dan field trip, makan buah gratis, serta berbagai penampilan seni dan musik dari talenta lokal hingga malam hari.
Suasana semakin meriah saat Bupati dan Wakil Bupati Karo turut menghibur masyarakat dengan membawakan lagu “Nangkih Deleng Sibayak”, karya Alm. Djaga Depari, yang diiringi Simalem Orchestra pimpinan Romello Armando Putra. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengunjung yang memadati lokasi festival.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati pada seluruh rangkaian kegiatan hari kedua menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Karo dalam menyukseskan Festival Bunga dan Buah sebagai ajang pelestarian budaya, promosi pariwisata, serta penguatan perekonomian daerah.
Business Matching dan Makan Buah Gratis
Pantauan Jurnalis Karosatuklik.com, antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari ketika berbagai jenis buah segar hasil panen petani Karo dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung.

Bahkan diantara ribuan pengunjung, banyak juga terlihat bule atau wisatawan luar negeri yang langsung datang menyaksikan icon pariwisata Karo itu.
Kegiatan yang menjadi salah satu ikon festival tersebut dibuka langsung Bupati Karo Antonius Ginting didampingi Wakil Bupati, Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Putra Ginting, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomy Kemit.
Sebelum makan buah gratis dimulai, Bupati Antonius Ginting mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban agar seluruh pengunjung dapat menikmati buah yang disediakan.

“Mohon dijaga supaya tertib. Kami persilakan bapak-ibu mencicipi buah yang ada. Silakan berbaris dengan rapi, ambil secukupnya saja dan jangan dimasukkan ke dalam tas.
Jangan saling berebut karena pembagian dilakukan secara bertahap sehingga semua, termasuk anak-anak, bisa kebagian,” ujar Antonius Ginting.
Arahan tersebut disambut baik masyarakat yang rela mengantre dengan tertib demi menikmati beragam buah khas Karo, termasuk produk olahan durian berupa pancake yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

Suasana penuh keakraban terlihat ketika warga, wisatawan, hingga anak-anak menikmati buah bersama di kawasan Taman Mejuah-Juah.
Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan makan buah gratis juga menjadi sarana promosi hasil hortikultura Kabupaten Karo yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi buah dan sayuran terbesar di Sumatera Utara.
Sebelumnya, rangkaian hari kedua festival telah diawali dengan kegiatan Fun Run sejak pagi.
Ratusan peserta mengikuti lari santai yang mengambil rute di sekitar Kota Berastagi sebelum kembali finis di kawasan festival. Penyerahan hadiah kepada para pemenang berlangsung di zona buah.
Dijadwalkan Rabu (1/8/2026) para pelaku usaha mengikuti kegiatan Business Matching yang mempertemukan petani, pelaku UMKM, dan mitra usaha melalui kunjungan lapangan serta pertemuan bisnis sebagai upaya memperluas jaringan pemasaran produk unggulan Kabupaten Karo.
Sementata itu dibpanggung utama Festival Bunga dan Buah juga dipenuhi beragam pertunjukan seni dan budaya.

Penampilan Orkestra Simalem, Alpha Band, Ef Rosi Band, Betesda School Music, Anak Singuda Mini Orchestra, hingga CS Gitar Community menghibur pengunjung.
Festival semakin semarak dengan perlombaan aneka tari kreasi yang menampilkan kreativitas generasi muda Karo dalam melestarikan seni budaya daerah.
Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo 2026 yang mengusung tema “Pesona Abadi Tanah Karo” masih akan berlanjut hingga hari ke-3 dengan berbagai agenda wisata, budaya, dan promosi produk unggulan daerah yang diharapkan terus menarik kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. (R1)













Komentar