oleh

80 Persen Sudah Divaksin, SMAN I Kabanjahe Siap Tatap Muka Terbatas

-Karo-369 x Dibaca

Kabanjahe, Karosatuklik.com – SMAN I Kabanjahe siap menggelar proses pembelajaran secara tatap muka (PTM) Terbatas.

Kepala SMAN I Kabanjahe, Eddyanto Bangun, S.Pd, M.Pd melalui akun media sosialnya, Rabu (22/09/2021), mengungkapkan, vaksinasi SMAN I Kabanjahe sudah mencapai 80 persen.

Vaksinasi ini selain mendukung program pemerintah mempercepat terbentuknya herd immunity di , tentunya sekaligus persiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas di SMAN 1 Kabanjahe, sebutnya.

Pembelajaran tatap muka secara terbatas ini, lanjut Eddyanto Bangun, nantinya akan tetap mempedomani protokol kesehatan secara ketat.

“Selama ini kami terus berupaya untuk mendorong anak-anak kami yang ada di SMAN I Kabanjahe untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di setiap ada kegiatan vaksinasi,” ujarnya.

SMAN I Kabanjahe siap menggelar proses pembelajaran secara tatap muka (PTM) Terbatas.

Tingginya animo pelajar SMAN 1 Kabanjahe mengikuti vaksinasi, menurut Eddyanto Bangun, menunjukkan pelajar dan orangtua memahami betul pentingnya .

Mengingat, pelajar mengikuti vaksinasi harus mendapat persetujuan orangtua. “Artinya, kesadaran orangtua di Kabupaten Karo dan pelajar mengikuti vaksinasi cukup tinggi. Bahkan, banyak pelajar mengedukasi orangtuanya mengikuti vaksinasi,” terangnya.

Baca Juga :  Tinjau Tempat KTT G20 di Bali, Kepala Negara Pastikan Indonesia Tampilkan yang Terbaik

Namun begitu, Eddyanto Bangun, kembali mengingatkan, bagi yang sudah divaksin maupun belum, agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.

“Karena, kunci utama untuk membuat kita bertahan dari serangan virus corona adalah vaksin dan disiplin menjalankan protokol kesehatan yang sudah menjadi kebiasaan baru, yakni memakai yang benar menutup hidung, mulut dan dagu,” simpul Eddyanto Bangun.

Gerakan Memakai Masker

SMAN I Kabanjahe siap menggelar proses pembelajaran secara tatap muka (PTM) Terbatas.

“Disiplin memakai masker, berarti kita menghormati hak orang lain untuk tetap sehat. Dan menjadi warga yang bertanggung jawab, bersama-sama kita sukseskan Gerakan Semua Wajib Pakai Masker. Selanjutnya menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, rajin mencuci tangan,” lanjutnya.

Prokes itu harus terus menerus digaungkan beriringan dengan program vaksinasi. “Protokol kesehatan sudah menjadi budaya baru di era pandemic Covid-19, dan itu sudah kami tanamkan kepada anak-anak kami di SMAN 1 Kabanjahe,” tuturnya. (R1)

Komentar

Topik Terkait