Medan, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes menghadiri undangan Halal Bihalal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU di Santika Hotel Ballroom, Medan, Sabtu (4/4/2026).
Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini mengusung semangat Idul Fitri untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antar pengurus, alumni, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran Bupati Antonius Ginting dalam forum ini merupakan bentuk apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah daerah dengan elemen masyarakat dan akademisi di Sumatera Utara, Dr. H. Sugiat Santoso, SE. M.SP., selaku Ketua IKA MSP FISIP USU sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Sumut Bergiat, yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan tersebut.
Rangkaian acara Halal Bihalal ini meliputi:
- Pembukaan dan Sambutan-Sambutan.
- Tausiah Syawal dan Doa yang disampaikan oleh TGB. Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahnamy Rajagukguk, M.A.
- Hiburan khas Sumatera Utara yang dimeriahkan oleh grup musik Lebah Begantong.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat saling memaafkan dan kolaborasi antar lembaga dapat terus terjaga demi kemajuan pembangunan di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Karo.
Pada kesempatan ini, Panitia menyalurkan 500 paket sembako ke masyarakat.Yayasan Gerakan Sumut Bergiat.
Gerakan, Inklusif, Mengakar Tumbuh

Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat, Sugiat Santoso, saat sambutan, menjelaskan soal teori GIAT yang masuk dalam disertasi dia di USU. G nya merupakan Gerakan hingga T adalah Tumbuh.
“Kemarin pada sidang tertutup, profiling disertasi saya teori GIAT. G nya itu Gerakan, I nya itu Inklusif, A nya itu Akar (Mengakar), dan T nya itu Tumbuh,” jelasnya.
Sugiat yang juga Ketua IKA MSP FISIP USU ini menyebutkan jika ia diberi pesan oleh orang tuanya soal falsafah hidup dan mengingat asal usul.
Sehingga Sugiat menegaskan jabatan hanya sementara dan gerakan harus memiliki akar yang kuat.
“Asal usul saya rakyat orang tua saya petani, tidak boleh karena jabatan saya menjadi elit, tidak boleh.
Jabatan itu sementara, oleh karena itu gerakan itu harus memiliki akar yang kuat,” sebutnya.
Anggotat DPR RI ini berharap semua yang hadir memiliki semangat gerakan yang kiat. Sugiat yang juga Sekretaris Gerindra Sumut berharap semua dapat memberikan sesuatu bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan semua yang tergabung di sini memiliki semangat gerakan yang kuat, memiliki filosofi hidup yang inklusif, memiliki akar yang kuat, dan bisa memberikan sesuatu bagi masyarakat,” tuturnya.
Belasan kepala daerah hadir dalam acara halalbihalal ini. Anggota DPR RI juga terlihat beberapa hadir, salah satunya Musa Rajekshah alias Ijeck.
Sejumlah rektor juga terlihat hadir dalam acara ini, termasuk Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Harli Siregar.
Termasuk sejumlah kepala kepala daerah dan pimpinan DPRD kabupaten/kota juga terlihat hadir. (R1)













Komentar