Edy Rahmayadi Jajal Jalan Alternatif Medan-Berastagi via Kutalimbaru

Sumut2543 x Dibaca

Medan, Karosatuklik.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mencoba jalan alternatif Medan-Berastagi via Kutalimbaru, Selasa (11/4/2023).

Sekitar 9,75 Km jalan tersebut telah selesai diperbaiki dan dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut).

Jalur yang telah rampung dibangun berada di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang. Saat ini masih dalam proses pembangunan membuka jalan baru di Dusun Tanduk Benua, karena di lokasi ini terdapat tanjakan yang sangat curam.

Total jalur alternatif via Kutalimbaru ini sekitar 55,87 Km, lebih pendek dari jalur utama (jalan nasional) 76 Km.

Selain itu, jalur ini juga lebih landai dari jalan nasional, sehingga akan mempercepat waktu tempuh antara Medan-Berastagi.

“Kalau ini bisa tembus tiga jam saja, kalau sekarang (menggunakan jalan utama) bisa delapan jam, berapa bisa kita potong cost-nya, harga buah-buahan, sayuran dari Karo akan lebih murah,” kata Edy Rahmayadi

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumut Bambang Pardede mengatakan pembangunan jalan ini memakan biaya yang tidak sedikit. Ini karena beberapa ruasnya harus dibangun kembali karena jalur yang ada terlalu curam.

“Untuk proyek ruas ini saja sepanjang 21 Km nilainya mencapai Rp75 miliar, karena sebagian kita harus membuka jalan dan saat ini pembangunan yang sedang berjalan, masih sampai Bumi Perkemahan Sibolangit,” kata Bambang Pardede.

Kepala Desa Suka Makmur, Bahtiar Ginting sangat bersyukur jalan di desanya telah dibangun dan diperbaiki. Namun, dia berharap agar tanah di desanya bisa disertifikasi, karena saat ini sebagian besar kawasan desanya merupakan kawasan hutan.

Saya mewakili rakyat di sini sangat berterima kasih karena jalan di desa kami sudah sangat bagus walau belum seluruhnya selesai, ini berpengaruh besar pada aktivitas warga kami, tetapi kami mohon agar tanah kami disertifikasi, agar ada kepastian hukum bagi masyarakat,” kata Bahtiar Ginting.

Sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut juga ikut meninjau pembangunan jalan di Desa Suka Makmur antara lain Kepala Bapelitbang Hasmi Rizal Lubis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Yuliani Siregar. Hadir juga Camat Kutalimbaru Avro Wibowo, tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting: Kita Kawal Hingga Tuntas!

Seperti diketahui, sebelumnya juga, Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting meninjau proyek jalan alternatif Medan-Berastagi melalui Tuntungan-Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang, Senin (10/10/2022). Jalan alternatif tersebut merupakan bagian dari proyek Multiyears contract berbiaya Rp2,7 triliun.

Kunjungan tersebut dilakukan guna melihat progres dan tindak lanjut pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi yang mulai dikerjakan pihak kontraktor dari PT Sumber Mitra Jaya (SMJ). Jalan alternatif tersebut selesai dan sudah bisa tembus ke Berastagi ditargetkan tahun 2023.

“Kita akan kawal terus hingga tuntas dan tinjau lagi sesuai yang dijanjikan,” ujar Baskami Ginting kepada wartawan, Senin (10/10/2022) lalu.

Saat meninjau lokasi proyek, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting juga minta Kadis kehutanan Provsu Herianto, Marlindo dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu dan Arman Panjaitan dari PT SMJ menjelaskan progres maupun kendala pekerjaan yang sudah dimulai Juni 2022, karena sampai saat ini masih dikerjakan sekitar 30 persen.

Dari peninjauan di lapangan, jalur sejajar jalan alternatif Medan-Berastagi yang dibangun menggunakan APBD Provsu secara multiyears itu akan melintasi Tuntungan – Desa Sukamakmur Kecamatan Kutalimbaru – Dusun II Sukamakmur – Dusun X Tanduk Benua – Dusun Sembaikan II Kecamatan Sibolangit – Desa Jaranguda – Berastagi.

Pekerjaan yang sudah dilakukan pelebaran sepanjang 9,67 Km (mulai dari Desa Sukamakmur hingga Dusun X Tanduk Benua). Sementara sekitar 16,77 Km lagi dari Dusun X Tanduk Benua – Dusun Sembaikan hingga Desa Jaranguda masih berada dalam kawasan hutan konservsi, sehingga diperlukan izin pelepasan kawasan berupa hak pakai dari Kementerian Kehutanan.

“Kita minta pihak pengerjaan proyek untuk mengatasi semua kendala dengan secepatnya, menemui Menteri kehutanan agar izin pinjam pakai hutan konservasi segera dikeluarkan, karena jalan alternatif Medan-Berastagi ini sangat dibutuhkan masyarakat menghindari kemacetan jalur Medan-Berastagi yang selama ini dilewati,” tegas politisi senior PDIP itu. (R1)

Berita Terkait:

  1. Bupati Karo Hadiri Groundbreaking Pembangunan Jalan Alternatif Medan-Berastagi
  2. Miris! Jalan Medan-Berastagi Jalur Wisata dan Pertanian 11 Kabupaten Sumut dan Aceh Tidak Menjadi Skala Prioritas Nasional
  3. Kabar Gembira! Atasi Kemacetan Medan – Berastagi, Pembangunan 4 Ruas Jalan Provinsi di Karo Digeber Tahun Ini

Komentar