Garudayaksa FC Juara Liga 2, Lolos ke Super League Musim Depan

Sepakbola, Sport2685 Dilihat

Yogyakarta, Karosatuklik.com – Drama luar biasa mewarnai partai final Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026 yang mempertemukan Garudayaksa FC kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026).

Melalui pertarungan sengit selama 120 menit yang berakhir imbang 2-2, tim berjuluk “Spirit of Garuda” tersebut akhirnya memastikan gelar juara setelah menang dalam drama adu penalti dengan skor 4-3.

Kemenangan bersejarah ini sekaligus mengukuhkan posisi Garudayaksa FC untuk promosi ke Super League musim 2026/2027, mendampingi PSS Sleman dan Adhyaksa FC.

Keberhasilan ini disambut euforia oleh jajaran manajemen yang hadir langsung di stadion, termasuk Wakil Ketua Dewan Pembina Garudayaksa Academy FC, Widjono Hardjanto dan Fary Francis, serta CEO Dusan Bogdanovic.

Fary Francis menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar kemenangan di lapangan hijau, melainkan simbol kebangkitan sepak bola nasional yang dibangun di atas fondasi disiplin dan pembinaan usia dini yang matang.

Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari visi besar Ketua Dewan Pembina, Prabowo Subianto, dalam menciptakan ekosistem sepak bola Indonesia yang profesional dan bermental juara.

Pertandingan final itu sendiri berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Garudayaksa FC sempat memegang kendali lewat gol sundulan Kelilauw pada menit ke-23 dan eksekusi penalti Everton di menit ke-35.

Namun, PSS Sleman menunjukkan mentalitas pantang menyerah melalui brace Gustavo Tocantins, termasuk gol dramatis di masa injury time yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Puncaknya, kiper Yuwanto Beny muncul sebagai pahlawan Garudayaksa FC setelah menepis tendangan penalti terakhir lawan dan memastikan trofi jatuh ke pelukan tim asal Bekasi tersebut.

Selain keberhasilan tim, kompetisi musim ini juga memberikan apresiasi bagi individu-individu terbaik. Pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra, terpilih sebagai pelatih terbaik, sementara gelar pemain terbaik jatuh ke tangan Gustavo Tocantins dari PSS Sleman.

Untuk urusan mencetak gol, Adilson Silva dari Adhyaksa FC meraih predikat top skor dengan koleksi 26 gol, dan Ikram Al Giffari dari FC Bekasi City dinobatkan sebagai pemain muda terbaik. Sebaran penghargaan ini menunjukkan betapa kompetitifnya persaingan di kasta kedua liga Indonesia musim ini.

Menatap musim depan di Super League, Widjono Hardjanto berharap Garudayaksa FC dapat terus menjaga konsistensi dan terbang tinggi di kasta tertinggi sepak bola tanah air.

Prestasi ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa klub-klub dengan sistem manajemen modern dan fokus pada pembinaan serius mulai mendominasi peta persaingan sepak bola nasional. Dengan status juara Liga 2, Garudayaksa FC kini memikul harapan besar untuk menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan di kancah Super League 2026/2027.

Lolosnya Garudayaksa FC ke Super League musim depan setelah menyandang predikat juara Liga 2, ternyata tidak mengejutkan penggemar sepak bola tanah air. Dari awal bergulir liga 2 nasional, club yang memiliki pemain berkualitas didukung finansial yang kuat diprediksi lolos ke Super Liga musim depan.

Garudayaksa FC adalah klub sepak bola milik Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Klub ini bermula dari Akademi Sepakbola Garudayaksa yang didirikan oleh Prabowo pada Desember 2023, kemudian bertransformasi menjadi klub profesional setelah mengakuisisi PSKC Cimahi pada Juni 2025. (R1/Radarsatu.com)

Bagikan Ke :

Komentar