HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Yonif Garamata, Panglima TNI Dorong Prajurit Jaga Integritas & Kedaulatan

Karo2530 Dilihat

Laubaleng, Karosatuklik.com – Komandan Brigif TP 37/HS, Kolonel Inf Saiful, S.Hub.Int, M.H.I, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Marshalling Area Yonif TP 904/Gara Mata, Laubaleng, Kabupaten Karo, Senin (17/8/2026).

Amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dibacakan Kolonel Inf Saiful, menekankan, bahwa kemerdekaan yang diperjuangkan para pendiri bangsa harus dijaga melalui pelaksanaan tugas secara profesional, disiplin dan penuh tanggung jawab.

\Menjaga kemerdekaan, kata dia, berarti memastikan kedaulatan, keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terpelihara.

“Delapan puluh satu tahun lalu, para pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan pengorbanan darah, keringat, dan air mata,” kata Panglima TNI.

Dikatakan, seluruh prajurit dan ASN harus memiliki komitmen kuat terhadap integritas dan moralitas dengan menerapkan nol toleransi terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum, di antaranya perjudian daring, narkoba, desersi serta penyalahgunaan wewenang. Ia juga mengingatkan agar jiwa korsa diarahkan untuk memperkuat kekompakan dan soliditas satuan.

Lebih lanjut dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Kolonel Inf Saiful menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

“Tema tersebut menjadi momentum bagi seluruh prajurit dan ASN TNI untuk mewujudkan pengabdian melalui pelaksanaan tugas yang profesional, disiplin, dan nyata,” pesannya.

Panglima TNI menekankan bahwa di tengah dinamika lingkungan strategis global yang diwarnai kontestasi geopolitik, konflik kawasan, perang siber, perang informasi, serta perkembangan teknologi AI, TNI harus mampu mendeteksi dan mencegah berbagai ancaman serta menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain menjaga kedaulatan, TNI juga dituntut menghadirkan rasa aman bagi seluruh rakyat, menegakkan aturan, mendukung program strategis nasional, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman, gangguan keamanan, dan bencana alam.

Panglima TNI juga menegaskan pentingnya memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga integritas dan disiplin.

Seluruh prajurit dan ASN TNI diminta bijak dalam bermedia sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, propaganda maupun informasi yang dapat memecah persatuan bangsa.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan kesiapsiagaan seluruh prajurit dalam menjaga kedaulatan negara.

Dengan semangat TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif), TNI berkomitmen memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Menutup amanatnya, Jenderal Agus Subiyanto turut menyampaikan lima pesan utama yang harus menjadi pedoman seluruh prajurit dan ASN TNI. Pesan itu yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan kesiapsiagaan operasional serta bijak dan waspada dalam bermedia sosial. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar