Makjleb! Hotman Paris Sentil Rocky Gerung: Kau Mencampuri yang Bukan Bidangmu!

Nasional1692 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyentil Rocky Gerung mengenai komentarnya soal sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kuasa hukum capres dan cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu mengatakan, hukum bukan bidang Rocky Gerung yang menurutnya telah mencampur adukkan dengan ilmu sosisologi.

Dalam unggahan terbarunya, Hotman Paris mengomentari Rocky Gerung yang menyebut berliannya lebih tajam dari otaknya.

“Hai Rocky Gerung kau menuduh berlian saya lebih tajam dari otak saya. Yang benar berlian saya ini lebih tajam dari otak kamu. Bahkan otak saya lebih tajam dari otak kamu,” katanya dikutip pada Senin (15/4/2024).

Hotman kemudian mengomentari pendapat Rocky Gerung yang meminta hakim MK untuk memutuskan berdasarkan ilmu sosiologi.

“Kau tahu nggak bahwa dalam salah satu tuduhan utama dari 03 adalah Pak Jokowi melakukan nepotisme, melanggar hukum dengan membeli suara rakyat dengan bansos. Itu kan perlu pembuktian hukum, perlu pembuktian hukum acara, tidak bisa dengan sosiologi harus ada bukti saksi fakta,” katanya.

Dia juga menuding, gara-gara argumen Rocky Gerung tersebut kuasa hukum pasangan Ganjar-Mahfud membawa ahli agama dan etika, Franz Magnis-Suseno atau Romo Magnis dan dua psikolog.

“Bagaimana bisa psikolog membuktikan adanya perbuatan melanggar hukum mengenai perbuatan jual beli suara. Di situlah kelemahan kau yang utama karena kau mencampuri yang bukan bidangmu. Kau hanya tahu ilmu filsafat, kau mencampuri yang bukan bidangmu. Ini bukan bidang kamu. Saya lihat ini bukan bidang kamu,” katanya.

“Ilmu sosiologi tidak bisa membuktikan adanya perbuatan melanggar hukum harus ada saksi fakta oke,” imbuhnya.

Sebelumnya, netizen mengompori agar Rocky Gerung dan Hotman Paris melakukan debat. Rocky tidak menanggapinya secara serius. Namun, ia mengomentari sosok Hotman yang lebih memperlihatkan penampilannya daripada pikirannya. (suara.com)

Komentar