oleh

Memperkuat Siaga Kolaboratif Cegah Karhutla di Sipiso piso dan Gajah Bobo

-Karo-352 x Dibaca

Merek, Karosatuklik.com Karo melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Juspri Nadeak, menjelaskan soal Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perbukitan sekitar wilayah desa Negeri , Kecamatan Merek, terjadi mulai sejak Minggu (25/7/2021) dan bisa dipadamkan total, pada hari Rabu (28/7/2021).

“Kebakaran meluas menuju daerah Simalungun juga wilayah ,” ucapnya kepada jurnalis Karosatuklik.com, Senin (2/8/2021).

Lanjutnya, dibantu dan Kodim 0205/TK bekerja keras memadamkan api dibantu 3 unit Damkar Manggala Agni Sibolangit, 1 unit Damkar Pemkab Karo + 1 truk suplai air, MPA Kecamatan Merek, TRC BPBD Kabupaten Karo, Forkopimca Merek, Pemerintah Desa Sibolangit dan masyarakat.

Menurut mantan Camat Merek itu, tantangan di lokasi, petugas gabungan memadamkan api dengan alat seadanya. “Hal ini karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau lokasi medan kebakaran yang berada di perbukitan, terjal dan curam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pangdam I/BB Pimpin Apel Gelar Pasukan Satgas Pam VVIP Kunker Presiden RI ke Sumatera Utara

Luasan karhutla diwilayah Kabupaten Karo diperkirakan mencapai sekitar 30 hektar. Kemudian terjadi titik api di perbukitan desa Tongging dan Hotel Sibayak Tongging menuju arah Kodon-Kodon dan Silalahi (Dairi) pada hari Rabu tanggal 28/7, jelas Juspri Nadeak.

Tambahnya lagi, pada tgl 29/7 luasan yang terbakar dititik tersebut ditaksir rekan dari Maggala Agni sekira lebih kurang 25 Ha.

Menyinggung langkah dan strategi apa yang dilakukan, agar Karhutla tidak lagi terjadi. Mengingar hutan pohon pinus seputaran Gunung Sipiso piso dan area wisata Gajah Bobok, setiap tahun terjadi kebakaran.

Siaga Kolaboratif

Dia menjelaskan, kedepan harus memperkuat siaga kolaboratif dan langkah preventif merupakan upaya yang harus dilakukan stakeholder termasuk melibatkan masyarakat sekitar dalam mencegah dini potensi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).

“Langkah antisipatif ini sangat penting disamping paling penting adanya kesadaran masyarakat menjaga hutan dari kebakaran.Demikian juga tidak membuang puntung rokok sembarangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Franc Bernhard Tumanggor Buka TMMD ke-112 Tahun 2021 di Pakpak Bharat

Keterangan resmi ini sekaligus follow up berita Karosatuklik.com sebelumnya terkait kebakaran hutan pinus Gunung Sipiso piso dan Gajah Bobok. (R1)

Baca Juga: Puluhan Hektar Hutan Pinus Gunung Sipiso Piso dan Gajah Bobok Hangus Terbakar

Komentar

Topik Terkait