Momen Edy Rahmayadi Berpantun, Selat Malaka Hanya Sebatas Jarak Pandangan

Sumut407 x Dibaca

Medan, Karosatuklik.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap hubungan persaudaraan serumpun antara Indonesia dan Malaysia menghadirkan kebaikan, khususnya ilmu yang bermanfaat bagi umat. Apalagi sebuah pertemuan silaturahmi dalam menguatkan ukuwah dua negara tetangga.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi pada acara International Conference on Dakwah and Usuluddin 2023, Muhibah dan Kuliah Tasawuf bertema Sucikan Hati Jelang Bulan Suci, Pendekatan Tasawuf Islami, di Aula RIS Kantor Gubernur, Selasa (28/2/2023).

Hadir di antaranya Tuan Guru Syaikh Jahid bin Sidek Al-Khalidi dari tarekat Naqsabandiyah Malaysia, Ketua Majelis Wilayah Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Sumut Rusdi Lubis, Ustaz Zulfikar Hajar, Ustaz Amiruddin, Ustaz Abdul Latif Khan, serta seratusan tamu dari negeri jiran Malaysia.

Dalam sambutannya, Gubernur menyambut para tamu dengan ucapan Ahlan wa Sahlan, sebagai tanda hormat selaku tuan rumah.

Menurutnya, antara dua negara tetangga yakni Indonesia dan Malaysia, sejatinya merupakan bangsa yang serumpun, yakni Melayu. Apalagi Sumut yang jaraknya dekat dengan negeri jiran itu.

“Ombak yang datang bawa berita. Di dalam ombak dikirim pesan, Bukanlah jauh selat Malaka. Hanya sebatas jarak pandangan,” ucapan Gubernur dengan pantun sebagai tanda selamat datang.

Dari pertemuan tersebut, Gubernur menilai bahwa selain silaturahmi, konferensi ini juga dapat menghadirkan ilmu yang bermanfaat bagi semua. Sehingga ia berharap persaudaraan yang terjalin selama ini, akan terus terpelihara dengan baik.

Usai sambutan, Gubernur pun bertukar cendera mata dengan Tarekat Naqsabandiyah Malaysia. Selain itu, juga ada penyerahan buku Tafsir Inspirasi kepada para tamu undangan yang harid. Serta dilanjutkan makan malam bersama. (R1)

Komentar