Pemkab Karo Gelar Coaching Clinic SAKIP, Bupati Dorong Peningkatan Kinerja Berbasis Hasil yang Terukur

Karo2427 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Akuntabilitas Kinerja merupakan salah satu bagian utama dari pelaksanaan reformasi birokrasi general, sehingga untuk mengetahui tingkat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam mendorong peningkatan pencapaian kinerja yang tepat sasaran dan berorientasi hasil dilakukan evaluasi AKIP setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, yang diwakili Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM saat membuka Coaching Clinic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Aula Rakoetta Brahmana Lantai III Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Karo, Andreasta Tarigan, AP, M.Si, Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Karo, Mulianta Tarigan, S.Sos, Kepala Bagian Organisasi Setda Karo, Joseph Sitepu, S.IP, narasumber Dr. Marja Sinurat, M.Pd, MM, serta para Kepala Perangkat Daerah Pemkab Karo.

Dalam sambutan Bupati Karo yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Gelora Kurnia Putra Ginting, disampaikan bahwa kegiatan coaching clinic ini merupakan upaya untuk meningkatkan komitmen serta menyatukan pola pikir seluruh perangkat daerah terhadap pentingnya penerapan SAKIP dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Bupati menyampaikan bahwa, lewat kegiatan tahunan ini bisa menghasilkan capaian kinerja atas output maupun outcome serta kinerja lainnya.

“Saya berharap tahun ini ada peningkatan dari Predikat B tahun 2025, saya berharap tahun ini menjadi 70 persen sehingga bisa meraih Predikat BB,” ujarnya.

“Melalui penerapan manajemen kinerja yang baik, kita berharap nilai SAKIP Kabupaten Karo dapat meningkat dari predikat B menjadi BB,” kata Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

“Dalam proses peningkatan kinerja, kualitas dan pelayanan kepada publik tidak hanya dengan hasil yang standar-standar saja tetapi kiranya ada peningkatan secara terukur. Sehingga hasilnya bisa kita wujudkan dan berdampak bagi masyarakat,” tegasnya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Kepala Bagian Organisasi Setda Karo, Joseph Sitepu, menyampaikan bahwa coaching clinic ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah dalam penyusunan indikator kinerja utama yang terukur, perencanaan kinerja yang lebih tepat, serta pelaporan kinerja yang semakin berkualitas sehingga kinerja pemerintahan semakin berorientasi pada hasil.

“Dalam upaya Pemerintah Kabupaten Karo untuk mencapai good governance dan melakukan pembaharuan dan penguatan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur dengan tujuan perbaikan kinerja pemerintahan yang unggul, efektif, lincah dan kolaboratif, dimana salah satu aspek penting untuk mendorong penilaian adalah penguatan SAKIP,” jelas dia.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai coaching clinic dan nilai SAKIP:

Tujuan Coaching Clinic SAKIP:

Mengubah paradigma dari sekadar pemenuhan dokumen administratif menjadi berorientasi hasil (outcome).
Meningkatkan pemahaman OPD terkait perencanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja.
Sinkronisasi antara perencanaan, penganggaran, dan sasaran kinerja (RPJMD/Renstra).

Fokus Pendampingan:

Review Dokumen Perjanjian Kinerja (PK) dan Laporan Kinerja (LKjIP).
Perbaikan Cascading (penjabaran) sasaran strategis ke level individu.
Evaluasi efisiensi penggunaan anggaran agar tepat sasaran.

Nilai SAKIP dan Kategori (Berdasarkan Panduan Umum):

Nilai 70,00 – 79,99 (BB/Sangat Baik): Akuntabilitas kinerja sangat tinggi, berorientasi hasil.
Nilai 60,00 – 69,99 (B/Baik): Akuntabilitas cukup baik.
Nilai 50,00 – 59,99 (CC/Cukup): Perlu peningkatan signifikan.
Catatan: Target pemerintah seringkali berada di level A atau minimal BB untuk menunjukkan efektivitas anggaran. (R1/Redaksi)

Bagikan Ke :

Komentar