Kabanjahe, Karosatuklik.com – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Tingkat Kabupaten Karo.
Hal itu terlihat saat Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menghadiri sekaligus memberikan bimbingan dan arahan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Tingkat Kabupaten Karo.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Jambur Pemkab Karo Kompleks Rumah Dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Senin (25/05/2026).
Kehadiran Bunda PAUD beserta rombongan disambut hangat oleh jajaran panitia, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Daud Sembiring, S.STP., MSP., pengurus IGTKI-PGRI, para kepala sekolah TK, serta para guru Taman Kanak-Kanak se-Kabupaten Karo.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Ny. Roswitha Antonius Ginting menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-76 kepada seluruh keluarga besar IGTKI-PGRI di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Karo.
Ia berharap di usia yang semakin matang ini, organisasi dapat terus menjadi garda terdepan dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
Mengangkat tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”, Ny. Roswitha Antonius Ginting menggarisbawahi pentingnya pemenuhan kesejahteraan bagi para tenaga pendidik.

Berdasarkan definisi KBBI, sejahtera berarti keadaan aman, sentosa, makmur, dan selamat dari segala macam gangguan.
“Kualitas pendidikan anak usia dini tidak akan terwujud tanpa kesejahteraan guru yang memadai. Guru TK harus terus menjadi komitmen bersama, baik pemerintah, organisasi profesi, masyarakat, maupun seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” tutur Ny. Roswitha Antonius Ginting yang juga ketua TP PKK Kabupaten Karo dalam arahan dan bimbingannya.
“Guru yang sejahtera akan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, penuh cinta, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ujar Ny. Roswitha Antonius Ginting.
Menurutnya, guru taman kanak-kanak memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pendidikan dasar yang berperan menanamkan nilai moral, membangun karakter, mengembangkan kreativitas, hingga membentuk fondasi kecerdasan anak.
“Peran guru taman kanak-kanak sangat besar dalam membangun fondasi pendidikan anak. Melalui kesabaran dan ketulusan para pendidik, lahir generasi masa depan yang unggul, cerdas, kreatif, dan berakhlak baik,” ujarnya.
Ia juga memaparkan bahwa pemenuhan kesejahteraan guru harus mencakup dua aspek utama:
- Kebutuhan Pokok Terpenuhi: Menyangkut pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan hidup primer yang layak.
- Produktivitas Kerja Meningkat: Terbukanya peluang kerja dan tersedianya fasilitas pendukung untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas mengajar, serta perlindungan jaminan sosial dan kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD turut menyampaikan pesan mendalam dari Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes.
Dititipkan pesan khusus bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan biasa, melainkan sebuah investasi besar bagi masa depan bangsa Indonesia.
“Pesan dari Bapak Bupati, guru harus bisa menjadi contoh dan teladan utama bagi anak-anak didiknya. Dari tangan para guru TK-lah lahir generasi penerus bangsa yang unggul, cerdas, sehat, berkarakter, kreatif, serta memiliki nilai-nilai moral anak sejak usia dini,” sebutnya.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat semangat pengabdian menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Ny. Roswitha memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru TK atas dedikasi, pengabdian, dan kasih sayang yang tulus.
Ia mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kolaborasi demi mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun, agar layanan PAUD dan TK semakin inklusif, aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kabupaten Karo.
Ny. Roswitha Antonius Ginting juga berharap organisasi IGTKI-PGRI terus menjadi wadah yang solid, inovatif, dan mampu meningkatkan kompetensi para pendidik demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Karo.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Daud Sembiring, S.STP., MSP menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo menilai penguatan pendidikan usia dini menjadi salah satu fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing di masa depan.
Acara ditutup dengan tradisi pemotongan tumpeng/kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur atas kiprah 76 tahun IGTKI-PGRI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (R1)













Komentar