Rp 6 Milyar Disiapkan Untuk Pembangunan Peningkatan Jalan dan Drainase ke Liang Melas Datas

Karo1902 x Dibaca

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang menyebutkan rencana peningkatan pembangunan jalan Liang Melas Datas yang sudah dianggarkan pada APBD induk Tahun 2022 sebesar Rp. 6.029.000.000,-

Penganggaran ini sudah disetujui bersama antara legislatif dan eksekutif pada Ranperda APBD Kabupaten Karo Tahun 2022 yang sudah diketuk palu (disahkan) pada 29 November 2021 kemarin di gedung DPRD.

Nantinya anggaran sebesar Rp6 milyar itu akan dipergunakan untuk pembangunan jalan menuju Desa Kuta Pengkih, Dusun Kuta Kendit, Dusun Cerumbu Kecamatan Mardingding dan Desa Kuta Mbelin Kecamatan Lau Baleng yang berada di wilayah “Liang Melas Datas”.

Hal ini disampaikan Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang di sela-sela pelatihan Jurnalistik Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Karo, ketika menjawab pertanyaan wartawan di akhir acara di aula Kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe, Jumat (3/12/2021).

Saya sebagai pemimpin daerah, kata Cory Seriwaty Sebayang, memikirkan seluruh masyarakat Kabupaten Karo, dimana saat ini wilayah Liang Melas menjadi salah satu prioritas utama kami untuk pembangunan infrastruktur jalan sebagai urat nadi menunjang perekonomian warga.

“Dimana yang akan kami bangun untuk pertama kali adalah sistem drainase untuk mencegah genangan air di badan jalan yang selama ini mempercepat kerusakan jalan, setelah itu akan dilanjutkan dengan peningkatan pembangunan jalan,” janji Cory S Sebayang.

“Fokus pembangunan di wilayah Liang Melas datas sudah lama dilakukan pemerintah terutama dibidang pendidikan dan kesehatan, dimulai dari pembangunan SMP Negeri 2 Lau Baleng yang menjadi solusi atas keluhan masyarakat Liang Melas terhadap layanan pendidikan dan saat ini sedang memasuki pembangunan sekolah tahap kedua,” sebut Bupati.

Ia juga mengatakan, disamping infrastruktur jalan, pendidikan, tidak kalah pentingnya pembangunan sektor kesehatan. “Nah, untuk pembangunan puskesmas, Pemkab Karo sudah meminta bantuan masyarakat untuk menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan Puskesmas Liang Melas Datas,” ucap Cory Sebayang.
Pemkab Karo sudah memikirkan percepatan pemerataan pembangunan daerah, tidak hanya terpusat di daerah tertentu, tapi ada pemerataan, itu yang sekarang kita kejar, namun karena keterbatasan anggaran, kita buat secara bertahap dan skala prioritas, ungkap dia.

Sementara Wakil Bupati Theopilus Ginting menambahkan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk membangun daerah yang kita cintai ini, karena pemerintah hadir untuk masyarakat, ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Karo , Drs. Kamperas Terkelin Purba, M.Si, Asisten Administrasi Umum Drs. Mulianta Tarigan, Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Frans Leonardo Surbakti, S.STP.

Dana Transfer Berkurang Rp200 Milyar

Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang menyebutkan rencana peningkatan pembangunan jalan Liang Melas Datas yang sudah dianggarkan pada APBD induk Tahun 2022 sebesar Rp. 6.029.000.000,-

 

Seperti diketahui, Ranperda APBD Kabupaten Karo Tahun 2022 sebesar sekitar Rp 1,333 Triliun disahkan pada 29 November 2021 kemarin di gedung DPRD. Jumlah total APBD Tahun Anggaran 2022 berkurang Rp200 milyar dibanding APBD TA 2021 sebesar Rp1,5 Triliun.

Sesuai informasi yang diperoleh Redaksi Karosatuklik.com, penyebabnya, penyaluran anggaran belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dari pemerintah pusat untuk tahun 2022 ke Kabupaten Karo mengalami penurunan yang cukup besar, yakni sekitar Rp200 Milyar.

Dengan kebijakan pemerintah pusat, TKDD ini ditujukan untuk peningkatan belanja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur publik daerah. Sementara Dana Desa akan dioptimalkan sebagai intrumen pemulihan ekonomi skala desa dan percepatan penanggulangan kemiskinan.

Penurunan TKDD tersebut berada pada Dana Transfer Khusus yang di dalamnya terbagi menjadi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan DAK nonfisik. (R1)

Baca berita sebelumnya: Puluhan Tahun Berjibaku Dengan Jalan yang Ekstrim dan Berat, Warga Liang Melas Datas, Bawa Jeruk 3.000 Kg ke Istana Presiden RI