oleh

Kabar Mengejutkan, Pembebasan Lahan Tidak Jelas : Proyek Tol Padang-Sicincin Disetop

Jakarta, Karosatuklik.com – Pembangunan fisik Tol Padang-Pekanbaru pada seksi I Padang-Sicincin dihentikan. Itu disampaikan oleh Project Director PT Hutama Karya Ruas Tol Padang-Sicincin Marthen Robert Singal.

Dikutip dari Antara pada Senin (8/3/2021), penghentian dilakukan karena pembebasan lahan tidak jelas.

“Betul, Jakarta sudah sampai pada keputusan menghentikan proyek tol Padang. Disebabkan tidak jelasnya kapan pembebasan lahan diselesaikan,” ujar Marthen.

Peletakan Batu Pertama Tahun 2018

Tol Padang-Pekanbaru ruas Padang-Sicincin memiliki panjang 36,6 kilometer. Peletakan batu pertama tol dilakukan Presiden Joko Widodo Februari 2018 bersamaan dengan Pekanbaru- sepanjang 133 kilometer.

Namun dua tahun berselang, Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru masih terseok-seok. Pasalnya, belum semua lahan berhasil dibebaskan.

Proyek Tol Padang-Sicincin Disetop

Robert mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya, dari total lahan sepanjang 36,6 kilometer yang dibutuhkan untuk pembangunan tol, yang baru berhasil ditetapkan lokasinya baru sepanjang 4,2 kilometer.

Padahal, Tol Pekanbaru-Dumai sudah beroperasi. Meski dihentikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumbar Jasman Rizal mengatakan upaya pembebasan lahan tol terus dilakukan.

Baca Juga :  Sandiaga Kagum dengan Nepal Van Java: Ini Sangat Epic

Prosesnya tetap berlanjut di Padang Pariaman. Ia menjelaskan untuk menyelesaikan itu, pihaknya menggelar pertemuan dengan masyarakat yang terkena dampak pembangunan di kantor Padang Pariaman.

Agenda pertemuan, penyerahan uang ganti untung sebesar Rp14 miliar atas lahan yang digunakan untuk proyek tol itu. Ganti untung itu serahkan kepada 10 pemilik lahan.

Pembayaran itu merupakan kelanjutan dari proses sebelumnya. Pihakanya, sebelumnya juga telah membayarkan ganti rugi senilai Rp36 milyar kepada 10 penggarap. (cnnindonesia.com)

Suka dengan tulisan ini? Yuk, Bagikan!

Komentar

Topik Terkait