KPK Pastikan Pemanggilan Andi Arief Sebagai Saksi Korupsi Bukan Hoaks

Berita, Headline953 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemanggilan terhadap politikus Partai Demokrat Andi Arief bukanlah salah alamat apalagi hoaks.

Andi Arief harusnya menjadi saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap proyek dan perizinan yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud pada Senin (28/3/2022). “Setelah kami sampaikan ini bahwa itu bukan hoaks. Ya memang betul ada panggilan dari KPK,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin (28/3/2022).

Ali pun meyakini Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat itu bakal menghadiri pemanggilan kedua. Tim penyidik lembaga antirasuah, lanjutnya, tengah merencanakan pemanggilan berikutnya terhadap Andi Arief. “Ada langkah-langkah hukum berikutnya terhadap saksi yang kemudian dipanggil tetapi sengaja tidak hadir. Tapi Pak Andi Arief yakin lah bahwa yang bersangkutan sebagai warga negara yang baik akan kooperatif hadir nantinya ya,” kata Ali.

Andi Arief sebelumnya mengeklaim tidak pernah menerima surat pemanggilan pemeriksaan dari penyidik. “Apakah saya dipanggil hari ini saksi kasus gratifikasi Bupati Penajam Paser Utara? Pertama, mana surat pemanggilan saya, kedua apa urusan saya koq tiba-tiba dihubungkan? Jubir KPK salah bicara atau sengaja perlakukan saya seperti ini?” tulis Andi Arief dalam cuitannya melalui akun Twitter @Andiarief_, Senin (28/1/2022).

Dalam cuitan selanjutnya, Andi Arief juga menuding jubir KPK sudah membuat berita hoaks. “Saya menunggu permintaan maaf Jubir KPK yang sudah membuat berita hoax dan tidak profesional, sehingga merugikan saya,” kata dia.

Andi Arief mengaku sudah melaporkan kepada anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat.”Saya sudah lapor anggota Komisi III DPR Partai Demokrat untuk memanggil Jubir KPK dan apa motifnya umumkan sembarangan berita salah,” cuit Andi Arief. (Inilah.com)