Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026

Karo2363 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, diwakili Wakil Bupati, Komando Tarigan, SP menghadiri Launching Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026 yang dilaksanakan di Balai Milala Mas Kabanjahe, Kamis (17/09/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Karo dengan Corus International yang menjadi momentum penting untuk mempertemukan potensi lokal Karo dengan peluang pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Dalam sambutan Bupati Karo yang disampaikan Wakil Bupati Komando Tarigan, menyampaikan bahwa Pemkab Karo mengapresiasi Corus International atas dukungan penuhnya sehingga kegiatan ini dapat terwujud.

Wakil Bupati menegaskan, kolaborasi sinergis antara pemerintah, lembaga internasional, sektor swasta dan lembaga perbankan inilah yang menjadi bagian kunci utama akselerasi pertumbuhan ekonomi di Tanah Karo Simalem yang kita cintai ini.

“Kabupaten Karo dianugerahi potensi sumber daya alam yang luar biasa khususnya di sektor pertanian dan pariwisata dengan produk unggulan yang sangat bersaing,” ucapnya.

Katalog Produk dan Karya Komoditas Kabupaten Karo

Pada kesempatan tersebut juga secara resmi diluncurkan Katalog Produk dan Karya Komoditas Kabupaten Karo. Wakil Bupati menjelaskan katalog ini bukan sekadar buku informasi, melainkan representasi dari kerja keras, inovasi dan identitas mutu terbaik dari Bumi Karo yang siap menembus pasar nasional hingga internasional, ungkapnya.

Acara ini menghadirkan dua agenda utama. Pertama, Business Matching sebagai sarana fasilitasi pertemuan eksklusif bagi pelaku usaha binaan dan Gapoktan untuk melakukan business pitching secara langsung dengan para buyers antara lain dari pelaku industri perhotelan, restoran, eksportir dan distributor besar.

Kedua, Community Market Linkage Expo yang terbuka untuk umum dengan menampilkan pameran produk lokal dan kuliner khas Karo, kelas digital marketing, layanan pengurusan perizinan gratis seperti NIB, sertifikasi halal dan P-IRT, serta hiburan dari Sada Kata Art.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati berpesan kepada para petani dan pelaku UMKM agar terus menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas produk. Kepada para buyers dan investor, jangan ragu untuk bermitra dengan pelaku usaha Karo.

“Kami menjamin iklim investasi dan usaha yang kondusif. Mari kita bawa produk Karo naik kelas, naik pasar dan naik nilai tambah,” katanya.

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Karo, Wakil Walikota Lhokseumawe, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe, Walikota dan jajaran Perangkat Daerah Lhokseumawe, Forkopimda dan jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Karo, Program Director Corus International, Starbuck Foundation, para buyers, serta para pelaku UMKM dan Gapoktan binaan.

Kolaborasi Pemkab Karo dengan Corus International

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Sarjana Purba menambahkan, expo tersebut dirancang tidak sekadar menjadi ajang pameran dan transaksi produk, tetapi juga menyediakan berbagai layanan dan kegiatan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh pelaku usaha.

“Kegiatan ini bukan sekadar jual-beli. Ini adalah wadah untuk mempertemukan antara pembeli dan penjual, antara pelaku usaha dan pemilik modal sekalian untuk belajar dan berjejaring yang kami hadirkan langsung ke masyarakat,” ujar Sarjana Purba.

Ia menjelaskan layanan publik gratis yang disediakan dalam kegiatan tersebut meliputi pengurusan izin usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, perizinan P-IRT, hingga pendaftaran usaha ke pasar daring.

Menurut dia, fasilitas tersebut dihadirkan untuk membantu pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan legalitas dan standar produk sehingga memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan serta memperluas pasar.

Selain layanan publik, kata Sarjana, Expo Karo 2026 juga menghadirkan pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi dan platform digital dalam memasarkan produknya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin pelaku usaha tidak hanya datang untuk menjual produk, tetapi juga mendapatkan pengetahuan, jaringan, dan akses yang dapat membantu mengembangkan usahanya,” katanya.

Sarjana Purba mengatakan kegiatan tersebut juga diisi dengan pameran produk dan jasa lokal, business matching, pasar murah, flash sale, penampilan seni dan budaya, serta peresmian katalog produk dan karya komunitas Kabupaten Karo. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar