Pemkab Pakpak Bharat Juara Harapan III Lomba Inovasi Perangkat Daerah Sumut 2025

Pakpak Bharat, Sumut4022 Dilihat

Salak, Karosatuklik. com – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menerima penghargaan juara harapan III pada “Event North Sumatra Innovation Day 2025” Tingkat Provinsi Sumatera Utara Kategori Lomba Inovasi Daerah.

Prestasi tersebut patut diapresiasi yang mengusung judul inovasi BINDELLA PAKPAK (Bimbingan Dalam Belajar dan Peningkatan Literasi Kabupaten Pakpak Bharat) dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pakpak Bharat dan setelah melalui beberapa tahapan selama kurang lebih 3 bulan ahirnya berhasil meraih Juara Harapan III.

Pemberian hadiah diberikan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dilaksanakan pada tanggal 19 November 2025 bertempat di Parkiran Kartini, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan. Lomba ini diikuti oleh 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dengan jumlah inovasi sebanyak 116 inovasi.

BINDELLA PAKPAK adalah upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam meningkatkan SDM yang cerdas, berdaya saing dan produktif seperti yang tertuang pada Misi ke II Bupati Pakpak Bharat dengan adanya inovasi ini diharapakan IPLM (Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat) dan TGM Tingkat Kegemaran Membaca Kabupaten Pakpak Bharat akan meningkat dan pada akhirnya dapat menciptakan masyarakat yang nduma.

“Harapan saya, ini bukan sekedar dapat juara, lalu hadiah. Inovasi ini harus terus berkembang, berkembang dan berkembang. Supaya seluruh masyarakat kita bisa maju, sejahtera, nduma,” ucap Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor usai menerima penghargaan ini dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution.

North Sumatera Innovation Day 2025: Kolaborasi Inovasi untuk Smart Province

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution membuka North Sumatera Innovation Day (NSID) 2025 yang berlangsung pada 19–20 November di halaman Kantor Gubernur Sumut. Mengusung tema “Smart Province – Innovative People”

. Acara ini menampilkan beragam inovasi dari pelajar, mahasiswa, perangkat daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, startup, UMKM, hingga komunitas teknologi dengan total 50 tenant.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa inovasi yang dipamerkan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Ia juga mendorong agar karya-karya tersebut terhubung dengan pelaku usaha serta sektor perbankan agar dapat berkembang lebih jauh. Bobby turut menyoroti potensi hilirisasi kelapa sawit sebagai peluang pengembangan produk bernilai tambah di Sumatera Utara.

NSID 2025 juga menghadirkan layanan publik one stop service serta pameran teknologi dan UMKM. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah sinergi untuk mendorong inovasi yang produktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sumatera Utara. (WES)

Komentar