Road Show ke Sejumlah Desa, Bupati Pakpak Bharat Perintahkan Penyuluh Pertanian Rutin Turun Ke Lahan Warga

Pakpak Bharat, Sumut1283 x Dibaca

Salak, Karosatuklik.com – Bupati Pakpak Bharat, Franch Bernhard Tumanggor, memerintahkan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) supaya rutin turun kelapangan menemui warga untuk memberikan pendampingan bagi para petani yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal ini dikatakan Bupati Pakpak Bharat saat mendengar keluhan salah satu petani, pada Jumat pagi (12/03/2021).

Menurut Bupati Franc Bernhard Tumanggor, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) merupakan Aparatur Sipil Negara yang menjadi garda terdepan dalam rangka menyukseskan program pembangunan dibidang pertanian pada umumnya.

Peranan Penyuluh di tingkat lapangan mempunyai tugas pengawalan, pendampingan yang sangat strategis terlebih dimasing-masing kecamatan sudah ditetapkan wilayah binaan (Wilbin) sesuai aturan dan petunjuk yang ada.

Sehingga dengan ditempatkannya seorang penyuluh ditiap wilbin diharapkan mampu mentransfer informasi teknologi yang berkaitan dengan potensi diwilayah binaannya tersebut termasuk pembinaan para kelompok tani, sehingga bisa membawa perubahan yang lebih baik dari sebelumnya.

Bupati Pakpak Bharat, Franch Bernhard Tumanggor, didampingi Sekda Sahat Banurea, Kabag Pemerintahan Robiccem Habeahan, Jumat pagi (12/03/2021) melakukan road show ke sejumlah desa-desa seperti Desa Binanga Boang, Desa Aornakan dan desa lainnya. Dilansir Karosatuklik.com dari Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat.

Saat melakukan roadshow Bupati Pakpak Bharat mengendarai sepeda motor jenis Vespa sehingga sebagian warga dan ASN tidak sadar jika Bupati telah berada disampinya.

Saat berada di Desa Binanga Boang, Bupati langsung menemui petani jagung ke areal perladangan.

Tanpa sungkan Bupati Pakpak Bharat langsung duduk diterpal ala kadarnya dan langsung ikut membantu petani mengupas jagung sembari melakukan dialog terkait kondisi dan kendala yang dihadapi oleh para petani.

Saat berdialog dengan Bupati, R. Br. Tindaon, mengaku sudah beberapa tahun ini, dirinya tidak pernah lagi mendapatkan bimbingan dari pihak PPL.

Dirinya juga mengaku kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi saat ini.

Mendengar keluhan warga Bupati langsung memanggil Pemerintahan Desa Binanga Boang, yang dihadiri oleh sekretaris Desa Binanga Boang, Sargius Bancin.

“Saya meminta agar aparatur pemerintahan di desa berkordinasi dengan unsur terkait serta rutin turun kelapangan menemui warga untuk menjemput keluhan keluhan yang dihadapi warga mulai masalah pertanian, kesehatan warga seperti masalah stunting dan hal-hal lain menyangkut kepentingan warga,” sebut Franc Bernhard Tumanggor.

Bupati juga berharap kepada warga supaya lebih giat dan kreatif bertani salah satunya dengan menerapkan pertanian dengan system tumpang sari serta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. (R1)