10 Proyek Prioritas yang Disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi kepada Menteri PPN

Sumut1228 x Dibaca

Batam, Karosatuklik.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan 10 usulan proyek prioritas ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Proyek strategis yang diusulkan antara lain terkait, pencegahan banjir, penanganan sampah, hingga penyediaan air bersih untuk masyarakat Sumut.

Usulan proyek tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur wilayah Sumatera yang dipimpin Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Ballroom Best Western Premier Hotel, Panbil, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/3/2022).

Turut hadir para gubernur yang ada di wilayah Sumatera.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan 10 usulan proyek prioritas ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Proyek yang diusulkan, pertama yaitu normalisasi dan penanganan Sungai Belawan, Sungai Badera, Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sikambing, Sungai Selayang, Sungai Sei Putih dan Sungai Sulang Saling. Hal tersebut dalam rangka pengendalian banjir di Kota Medan dan sekitarnya.

Proyek usulan kedua, ialah penanganan sampah di wilayah Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang).

Usulan proyek ketiga adalah penyediaan akses air minum perpipaan di kawasan Mebidang.

“Kami ingin mengejar ini, sehingga rakyat kami benar-benar ikut merdeka dapat air bersih,” kata Edy.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan 10 usulan proyek prioritas ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Keempat pembangunan waduk untuk Kepulauan Nias, Kelima, pelebaran jalan menuju Merek – BTS Kabanjahe (Tiga Panah) sepanjang 3 km untuk mendukung destinasi pariwisata Danau Toba. Keenam, pembangunan Jalan Lahewa – Afulu – BTS Nias Barat. Ketujuh, penataan kawasan permukiman kumuh Sei Bilah Langkat.

Kedelapan, pelatihan kapasitas kopetensi guru SMK assesor teknis dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pendidikan.

Kesembilan, revitalisasi SMK serta peningkatan sarana dan prasarana SMK. Kesepuluh, peningkatan kapasitas surveilans gizi dan petugas kesehatan Puskesmas dalam rangka percepatan penurunan kematian ibu dan stunting. (R1)