8 Wisata Malam Khas Jogja

Berita, Travel4434 x Dibaca

Jogyakarta, Karosatuklik.com – Yogyakarta, kota kecil dengan multikulturalisme tinggi dan memiliki aura memikat yang luar biasa. Hanya di kota ini kita dapat melihat berbagai kebudayaan Indonesia yang berbeda membaur menjadi satu. Jogja itu tempat bertemunya rindu dan kenangan. Jadi siapa pun yang pernah berkunjung ke Jogja, pasti bakal rindu untuk kembali.

Nah, berikut ini 8 wisata malam khas Jogja :

1. Tugu Jogja

tugu-jogja

Siapa yang gak kenal dengan landmark yang menjadi ikon Yogyakarta ini? Tugu Jogja yang bercat putih dengan sepuhan emas tampak menjulang di persimpangan Jl. AM. Sangaji, Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman, dan Jalan Margo Utomo (P. Mangkubumi). Tugu Jogja ini berada di garis antara Gunung Merapi dan Keraton, menjadikannya jantung kota yang istimewa.

Jika kamu menganggap Tugu Jogja itu biasa saja, tunggulah sampai malam tiba. Dihiasi cahaya lampu kota, Tugu Jogja jadi tampak begitu mempesona. Saking mempesonanya, banyak orang yang rela menanti sampai jalanan agak sepi demi berfoto dengan Tugu Jogja di malam hari.

2. Malioboro

malioboro

Malioboro, ruas jalan paling legendaris di Yogyakarta ini ternyata tak cuma semarak dengan hiruk-pikuk interaksi antarmanusianya di siang hari. Saat malam tiba dan lampu-lampu kota mulai menyala, Malioboro akan menunjukkan wajah cantiknya. Pemandangan ini nih salah satu alasan banyak orang yang susah move on dari Jogja.

Di kiri kanannya, kamu bisa menikmati pemandangan bangunan lawas yang berpadu dengan mal dan hotel sambil berjalan kaki. Jangan lupa uga berhenti untuk menikmati musik angklung yang unik dari pengamen angklung yang biasa “manggung” di trotoar Malioboro.

3. Titik Nol Kilometer

Titik nol kilometer

Kawasan Nol Kilometer atau KM Nol ini adalah memiliki sejumlah bangunan peninggalan Belanda yang disebut loji. Coba deh kemari ketika malam hari, kamu seolah diajak berkelana ke masa lalu lewat bangunan-bangunan tua yang terawat sampai sekarang. Pendar kekuningan dari lampu merkuri makin menambah kesan romantis di tempat ini.

Kawasan KM Nol ini menjadi tempat favorit anak muda di Jogja untuk nongkrong maupun mengekspresikan diri. Kamu bisa melihat berbagai komunitas dan seniman menarik perhatian pengunjung lewat atraksi mereka. Ada yang meniru patung perunggu, berdandan ala hantu, sampai menari.

4. Alun-alun Utara

alun-alun-utara-jogja

Dari titik Nol Kilometer, berjalanlah ke arah selatan dan temukan alun-alun utara Yogyakarta. Setiap menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alun-alun utara menjadi salah satu pusat keriaan Jogja di malam hari. Di sinilah pasar malam Sekaten digelar setiap tahunnya.

Kita bisa menemukan aneka wahana permainan yang seru dan murah meriah, seperti kora-kora, bianglala, ombak banyu, sampai rumah hantu. Tersedia pula aneka jajanan serta toko-toko yang menjual pakaian bekas. Suasana makin riuh dengan di putarnya lagu-lagu dangdut di sejumlah wahana.

5. Alun-alun Kidul

Alun-Alun-Kidul

Alun-alun selatan atau yang lebih dikenal dengan alun-alun kidul atau alkid juga wajib kamu datangi saat malam tiba. Aneka lampu warna-warni dari kendaraan hias menambah semarak tempat ini. Mobil-mobil hias ini bisa kamu gunakan untuk berkeliling alkid dengan tarif 30-40 ribu sesudah ditawar.

Jangan lewatkan juga untuk menjajal peruntunganmu melewati celah dua pohon beringin alkid. Konon, siapa yang bisa melewati celah di antara pohon beringin dengan mata tertutup, harapannya akan terkabul. Jadi, kalau kamu punya harapan yang terpendam, kenapa gak dicoba aja?

6. Monumen Jogja

monumen jogja

Monumen Jogja Kembali atau Monjali merupakan sebuah monumen dan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang terletak di Jalan Lingkar Utara Yogyakarta. Selain berisi rekaman sejarah untuk mengenang pahlawan kemerdekaan, monumen ini ternyata punya sisi romantisnya sendiri di malam hari, lho.

Di pelataran Monjali, ada Taman Pelangi yang terasa semarak dan romantis di malam hari. Lampion-lampion berbagai bentuk menerangi tempat ini dengan cahayanya yang warna-warni. Cuma di sini kamu bisa melihat pelangi di malam hari. Apalagi, taman ini tergenapi dengan berbagai wahana yang bisa kamu nikmati bersama teman, pacar, atau keluarga.

7. Sindu Kusuma Edupark

Sindu Kusuma Edupark

Sebuah ferris wheel dengan lampu berwarna-warni di Sindu Kusuma Edupark semakin menambah semarak Jogja di malam hari. Sindu Kusuma Edupark atau SKE adalah taman rekreasi yang terbilang baru di Yogyakarta. Wahana utamanya adalah ferris wheel alias kincir ria setinggi 48 meter.

Dari puncak bianglala ini, kamu bisa menikmati suasana lampu kota Jogja bersama orang yang kamu kasihi. Taman rekreasi ini cuma buka sampai jam 9 malam, jadi jangan sampai kemalaman.

8. Bukit Bintang

bukit bintang

Bukit Bintang yang berada di Jalan Raya Yogyakarta-Wonosari menjadi salah satu tempat singgah yang menawan untuk melewatkan malam. Di tempat ini, berjajar sejumlah warung makan di tepi jurang yang menawarkan aneka makanan dengan harga ringan. Dari ketinggian 150 meter, kamu bisa menikmati jagung bakar plus minuman hangat ditemani kerlip lampu kota Jogja yang menawan di kejauhan. Pasti tambah romantis, apalagi kalau ditemani orang yang kamu cintai.

“Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna..Terhanyut aku akan nostalgia, saat kita sering luangkan waktu, nikmati bersama suasana Jogja”.

Penggalan lagu “Yogyakarta” yang dinyanyikan oleh Kla Project yang membuat kita akan selalu rindu Jogja. (R1/Berbagai Sumber)