Kabanjahe, Karosatuklik.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kari menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan pidato perdana Bupati Karo periode 2025-2030 di Gedung DPRD, Jalan Veteran Kabanjahe, Senin (3/3/2025).
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD, Iriani Tarigan di dampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Karo, Korindo Sembiring Milala dan Wakil Ketua 2 DPRD, Imanuel Sembiring, ST.
Turut hadir, Plh Sekretaris Daerah, Eddi Surianta Surbakti unsur Forkopimda Plus dan para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, insan pers, anggota DPRD Karo dan undangan lainnya.
Usai serah terima jabatan di Kantor Bupati Karo, Bupati dan Wakil Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes dan Komando Tarigan, SP dalam pidato perdananya menyampaikan bahwa hari ini adalah momen bersejarah bagi kami, untuk pertama kalinya menyampaikan pidato pada Sidang Paripurna ini sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karo Periode 2025-2030.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karo atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Karo pada Pilkada serentak 2024,” kata Bupati.
“Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada seluruh pihak, baik penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, aparat keamanan, insan pers (media), serta semua elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam mensukseskan pesta demokrasi yang berlangsung pada tanggal 27 November 2024 lalu sehingga Pilkada serentak dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, damai dan demokratis serta tidak ada gugatan di Mahkamah Konstitusi,” lanjutnya.
“Dalam kesempatan ini kami juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Karo dibawah kepemimpinan Cory Sriwaty Sebayang atas segala bakti dan dedikasinya yang telah diberikan untuk masyarakat selama menjabat sebagai Bupati Karo,” ujarnya.
Berorientasi pada Pelayanan Masyarakat, Pemerataan Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Lokal

Sebagaimana kita ketahui, pada tanggal 20 Februari 2025 yang lalu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah melantik seluruh Kepala Daerah yang terpilih di Istana Negara.
Hal tersebut, merupakan peristiwa bersejarah karena pertama kalinya dalam sejarah bangsa Indonesia, pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilakukan langsung di Istana Negara oleh Presiden yang dilanjutkan dengan pelaksanaan retret selama 8 (delapan) hari yaitu dari tanggal 21-28 Februari 2028 di Magelang dan Wakil Bupati mengikuti retret dari tanggal 27-28 Februari 2025.
Pada kesempatan pelantikan tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah yang sangat penting bagi seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Presiden menegaskan bahwa kepemimpinan daerah harus berorientasi pada pelayanan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta penguatan ekonomi lokal.
“Presiden juga mengingatkan untuk selalu menjaga integritas, bekerja dengan penuh dedikasi, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi masyarakat. Amanah ini akan menjadi pedoman utama dalam
penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Karo pada periode 2025-2030,” sebut Antonius Ginting.
“Amanah yang diberikan kepada kami bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Karo periode 2025-2030 dibutuhkan kolaborasi, sinergitas, dukungan serta doa dari semua elemen masyarakat,” imbuh Bupati.
“Dengan amanah yang diberikan masyarakat, kami akan berusaha dan bekerja keras serta berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Karo yang sejahtera dan berdaya saing dengan pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” lanjut Bupati dalam pidatonya.
Melalui Sidang Paripurna tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes dan Komando Tarigan, SP, menyampaikan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Karo periode 2025-2030.
Visi tersebut yakni “Mewujudkan Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo modern, Karo unggul menuju Kabupaten Karo sejahtera Berkelanjutan”
Untuk mencapai Visi tersebut di jabarkan ke dalam 9 Misi yaitu:

- Mewujudkan roda pemerintahan yang profesional, bersih, efektif dan efesien untuk meningkatkan pelayanan publik.
- Meningkatkan pembangunan rohani masyarakat melalui kehidupan beragama yang toleran serta menguatkan pelestarian budaya dan kearifan lokal.
- Meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terintegrasi.
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi sumber daya alam berbasis pertanian dan pariwisata.
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang intelektual, kreatif, inovatif, dan berdaya saing melalui adanya sekolah unggulan dan rumah pelatihan Karo sehingga menciptakan masyarakat Karo yang berprestasi baik di bidang akademik dan non akademik.
- Meningkatkan Lapangan Pekerjaan yang berkualitas melalui penguatan UMKM, mendorong kewirausahaan, industri kreatif serta sentra produksi memanfaatkab potensi pertanian dan pariiwisata.
- Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.
- Meningkatkan pemanfaatan tekhnologi inovasi digital dan mempercepat pembangunan daerah.
- Mendukung dan menyelaraskan program nasional dan provinsi kedaerah untuk mencapai cita-cita bangsa menjadi Indonesia Emas.
Sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1/640/SJ Tanggal 11 Februari 2025, kami berkomitmen menyelaraskan visi misi Pemerintah Kabupaten Karo dengan Asta Cita Presiden Prabowo yaitu:
- Penguatan sumber daya manusia, pendidikan dan kesehatan.
- Program makan bergizi gratis (MBG)
- Pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrem.
- Pengendalian inflasi di daerah.
- Peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah.
- Dukungan swasembada pangan.
- Pengembangan industri kerajinan dan memfasilitasi dalam mempromosikan serta memasarkan hasil industri kerajinan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Desa jadi Kuta” dan “Penghulu Kesain”

Selain itu, Bupati Antonius Ginting dalam paparan pidatonya yang didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan menyampaikan, akan memantapkan landasan Karo berbudaya. “Maka, kami akan segera melakukan kejian secara komprehensif untuk mengembalikan bentuk desa ke karakter asli budaya Karo dengan mengembalikan sebutan desa menjadi “Kuta”, “Penghulu”, Penghulu Kesain dan istilah asal usul yang memperkuat karakter asli dalam merawat dan melestarikan budaya Karo,” ungkap Bupati Antonius Ginting yang diapresiasi tepuk tangan oleh seluruh Anggota DPRD Karo.
Pengembalian ini, lanjut dia, akan disertai penguatan kelembagaan dan sumber daya aparatur, mengingat kesuksesan pembangunan di Kabupaten Karo sangat tergantung komitmen pembangunan desa. Karena desa yang unggul akan menciptakan Kabupaten Karo yang sejahtera, paparnya.
“Kita sadari, di tengah gempuran arus tekhnologi informasi yang deras dan masif, budaya mulai terkikis, keaslian budaya kita mulai redup, ini harus jadi perhatian kita dan semua elemen masyarakat Karo,” ungkap Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes.
Namun, ujarnya menambahkan, sekuat apapun upaya pemerintah, tanpa dukungan masyarakat secara gotong royong akan terasa berat, dan sebaliknya dengan dukungan semua pihak secara gotong royong melalui semua sektor akan menciptakan akselerasi pembangunan yang luar biasa, simpulnya. (Robert Tarigan, SH/Red)
Baca Juga:
- Pidato Perdana di DPRD, Bupati Karo Antonius Ginting Selaraskan Program dan Astacita Presiden Prabowo
- Momen Bersejarah, Pertama Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Bupati Karo Antonius Ginting: Simbol Sinergi yang Kuat antar daerah dan Pusat
- Maju Pilkada 2024, Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting Mengaku Terpanggil Untuk Mengabdikan Diri Demi Kemajuan Kabupaten Karo
- Sejarah! Antonius Ginting dan Komando Tarigan Resmi Dilantik Presiden Prabowo di Istana Merdeka
- Unggul Telak, Antonius Ginting-Komando Tarigan Dipastikan jadi Bupati dan Wakil Bupati Karo ke-20













Komentar