Hassanudin Tancap Gas Kelola Pemerintahan Sumut: Kerjakan Amanah yang diberikan dan Lanjutkan yang Sudah Baik!

Sumut1556 x Dibaca

Medan, Karosatuklik.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memimpin apel perdana di Lapangan Upacara, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nonor 30 Medan, Rabu (6/9/2023).

Diikuti para pejabat dan Aparatur Sipil Negeri (ASN) lingkup Sekretariat dan perwakilan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Dalam apel tersebut, Hassanudin mengucapkan terima kasih atas telah dilaksanakan acara penyambutan Pj Gubernur dan pelepasan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023.

”Saya ucapkan terima kasih, bertepatan tanggal 5 September 2023 kemarin, secara aturan undang-undang bahwa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023 berakhir, Pemerintah Pusat sesuai Kepres Nomor 7 tahun 2023 tanggal 4 September 2023, saya diamanatkan untuk melanjutkan kekosongan jabatan Gubernur dalam rangka menyiapkan pejabat defenitif sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku,” katanya.

Hassanudin juga menyampaikan telah menerima memori jabatan tertulis dan akan dipelajarinya secara desk audit, sehingga apa yang sudah sesuai aturan agar terus dilanjutkan. Pihaknya akan mengerjakan sesuai amanah yang diberikan dan melanjutkan apa yang sudah baik.

“Saya sudah mendapat laporan dari Pak Sekda dan mengikuti perkembangan situasi. Saya berkeyakinan apapun yang sudah dikerjakan, serta sudah berjalan, tidak ada istilah vacuum of power (kekosongan kekuasaan), saya akan melanjutkan, meneruskan kegiatan-kegiatan yang sangat baik secara berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk itu, Hassanudin berharap agar setiap ASN dapat memberikan kontribusi maksimal sesuai tugas dan fungsinya masing-masing dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena menurutnya, profesi ini adalah pilihan, dimana di tempatkan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Kita memilih sebagai ASN melalui berbagi jalur, mari kita bekerja bersama, apa yang perlu kita sempurnakan, kita tata bersama-sama,” ajaknya.

Disampaikan juga, dirinya dulu pernah berdinas di Kota Medan (Kodam I/BB) dan menjadi mitra Pemprov Sumut. Namun sekarang telah menjadi bagian dari Pemprov Sumut.

“Dulu saya pernah menjadi rekan mitra Bapak/Ibu, namun sekarang bersama-sama menjadi bagian bapak-ibu sekalian. Mari kita bekerja sama, kita lanjutkan apa yang sudah baik. Titip salam hormat kepada keluarga, warga kita semua, mudah-mudahan kita tidak menjadi golongan yang merugi dan berharap apapun yang kita kerjakan hari ini lebih baik dari kemarin, dan apapun rencana kita esok lebih baik dari hari ini, tetap semangat jangan lupa bahagia,” ungkapnya.

Tancap Gas

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin ‘tancap gas’ kelola Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut.

Di hari pertama kerjanya, mantan Pangdam I/BB ini langsung mengumpulkan Bupati/Walikota se-Sumut hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut.

Mengawali hari pertamanya, Pj Gubernur Sumut Hassanudin memimpin apel pagi dengan ASN lingkup Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (6/9/2023). Kemudian dilanjutkan rapat koordinasi dengan eselon II dan Direksi BUMD Sumut.

Hassanudin ingin mendorong seluruh OPD Pemprov Sumut, Direksi BUMD dan seluruh ASN untuk bergerak cepat meningkatkan kinerja. Dia ingin Sumut bisa menatap ke depan menuju kesuksesan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kira harus bergerak, sebagaimana kebijakan Bapak Presiden. Karena kesuksesan masa lalu bukan jaminan kesuksesan masa depan,” kata Hassanudin, didampingi Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho.

Di siang harinya, Hassanudin juga bertemu dengan Bupati/Walikota se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar. Pada pertemuan ini Hassanudin menekankan agar Bupati/Walikota bekerja bersama dalam membangun Sumut

“Provinsi itu kan himpunan dari semua kabupaten/kota. Jadi kalau ada yang tidak bagus, satu saja, maka semua bisa saja nggak bagus, karena ini akumulasi data kabupaten/kota,” kata Hassanudin.

Bukan hanya Pj Gubernur Sumut, Pj Ketua PKK Sumut Dwianne Dessy juga mengambil langkah yang sama. Istri Hassanudin juga langsung memimpin pertemuan dengan PKK dan juga Dharma Wanita Persatuan (DPW) Sumut.

“Selaraskan tugas kita di organisasi dan sebagai ibu rumah tangga, tetapi tentu tugas utama kita sebagai ibu tidak terganggu,” kata Dwianne Dessy. (R1)

Komentar