Berastagi, Karosatuklik.com – Suasana upacara bendera di SMAN 1 Berastagi, Senin pagi (20/4/2026), tampak berbeda. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, M.Si turun langsung memimpin upacara sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres yang juga merupakan alumni SMAN 1 Berastagi itu berbagi pengalaman serta menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Sebagai alumni, saya merasa terpanggil untuk kembali dan memberikan motivasi kepada adik-adik semua. Kalian adalah generasi penerus yang akan menggantikan kami di masa depan,” ujar AKBP Pebriandi Haloho.
Ia menegaskan bahwa pihaknya saat ini aktif menggandeng generasi Z atau biasa dikenal gen Z sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Menurutnya, keterlibatan pelajar sangat penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Jauhi Narkoba, Tawuran dan Balap Liar

Kapolres juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, balap liar serta pergaulan negatif lainnya.
Ia menilai generasi Z atau gen Z merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, baik dari pihak sekolah, orang tua, maupun lingkungan sekitar.
“Kami mengajak seluruh elemen, mulai dari siswa, guru hingga orang tua, untuk bersama-sama memaksimalkan upaya preventif. Jangan sampai generasi muda kita terjerumus pada hal-hal negatif,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan bahwa Polres Karo akan terus menggencarkan kegiatan serupa ke berbagai sekolah lainnya di wilayah Kabupaten Karo.
“Hal ini sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas di kalangan pelajar. Namun fokusnya, memotivasi dan mengajak generasi muda Kabupaten Karo serius belajar menyiapkan diri menuju Karo Unggul dan Indonesia Emas 2045,” tegas mantan Kapolres Pakpak Bharat ini.
“Kegiatan ini tidak hanya di SMAN 1 Berastagi. Ke depan, kami akan menyasar sekolah-sekolah lain untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar,” imbuh orang nomor satu di Mapolres Karo itu.
Mengenal Lebih Jauh Tentang Gen Z

Sebagai informasi, berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) populasi Indonesia saat ini dikelompokkan jadi beberapa bagian.
Gen X adalah generasi yang lahir pada 1965-1980 (sekarang berusia 44-59 tahun).
Sedangkan Milenial yaitu generasi yang lahir pada 1981-1996 (saat ini berusia 28-43 tahun).
Adapun Gen Z, merupakan generasi yang lahir pada 1997-2012. Mereka sekarang berusia 12-27 tahun.
Lalu terakhir adalah Post Gen Z adalah generasi yang lahir pada 2013 dan seterusnya.
Setiap generasi memiliki keunikannya sendiri yang mencerminkan periode waktu tertentu dalam sejarah. Belakangan ini dalam kehidupan sehari-hari, kerap terdengar istilah baru yang menarik banyak perhatian, yaitu Generasi Z.
Masih menurut BPS, Gen Z dikenal sebagai generasi adaptif, berpengalaman secara teknis dan kreatif, dan unggul dalam lingkungan kerja yang berubah dengan cepat.
Tumbuh dalam era digital, Gen Z sangat mahir untuk menggunakan teknologi dan berkolaborasi secara virtual, membuat Gen Z cocok dengan dunia kerja modern yang serba digital.
Namun disisi lain, Gen Z memiliki kecenderungan untuk mudah merasa depresi, hal ini dikarenakan ekspektasi yang tinggi terhadap keseimbangan hidup serta sering kali merasa beban kerja lebih berat dari yang lain.
Generasi ini juga bisa kurang sabar dalam meniti jenjang karier, karena terbiasa dengan akses cepat dan instan dalam kehidupan digital, yang kadang membuat mereka tidak siap menghadapi proses yang memerlukan waktu dan komitmen panjang. Gen Z lebih memilih sistem yang memungkinkan mereka bekerja kapan saja dan di mana saja.
Hal ini tentu sangat didukung oleh teknologi yang memungkinkan mereka tetap terhubung dan produktif, tanpa harus terpaku pada ruangan tertentu. Bagi Gen Z, fleksibilitas ini sebuah kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. (R1)













Komentar